Sorong, Wabum Papua – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Vision Athena ke-41, Panitia Pelaksana bersama Gereja Kasih Karunia Indonesia (GKKI) menggelar Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang akan dilaksanakan di empat wilayah di Provinsi Papua Barat Daya.
Penanggung Jawab Vision Athena Indonesia–Papua, Nebrianus Kambuaya, mengatakan bahwa perayaan HUT Vision Athena tahun ini menjadi momentum rohani penting untuk memperkuat penyatuan dan kesatuan gereja, sekaligus mendorong gerakan doa bagi Tanah Papua dan bangsa Israel.
“KKR ini merupakan bagian dari persiapan HUT Vision Athena ke-41. Kegiatan akan dilaksanakan di empat wilayah di Papua Barat Daya sebagai wujud pelayanan rohani yang menjangkau umat Tuhan secara luas,” ujar Nebrianus Kambuaya, minggu (18/1/2026).
Ia menjelaskan, Vision Athena lahir dari panggilan doa bagi umat Tuhan dan bangsa Israel, sebagaimana tertulis dalam Kejadian 12:3a, yang menjadi dasar pelayanan Vision Athena sejak berdiri pada 31 Januari 1985. Hingga kini, pelayanan tersebut terus berkembang dan aktif membangun mezbah doa di berbagai daerah, termasuk Tanah Papua.
Salah satu rangkaian kegiatan KKR dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 18 Januari 2026, bertempat di GEKARI Lembah Pujian, Jalan F. Kalasuat, Malanu, Kota Sorong, dengan waktu ibadah dimulai pukul 17.00 WIT. KKR ini mengusung tema:
“Vision Athena Mempersatukan Gereja di Tanah Papua untuk Berdoa Bagi Pertobatan Bangsa Israel”.
Nebrianus Kambuaya menambahkan, KKR ini melibatkan para pelayan Tuhan lintas denominasi gereja, para koordinator rumah doa, serta jemaat dari berbagai kota dan kabupaten di Papua Barat Daya.
“Kami mengajak seluruh umat Tuhan untuk hadir, berdoa, dan bersatu dalam kasih Kristus. Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi momentum kebangunan rohani dan kesatuan tubuh Kristus,” tegasnya.
Panitia berharap melalui perayaan HUT Vision Athena ke-41 dan pelaksanaan KKR ini, gereja-gereja di Tanah Papua semakin dipersatukan, iman umat dikuatkan, serta tercipta damai sejahtera bagi Papua, Indonesia, dan bangsa-bangsa.




komentar terbaru