Athena, Yunani, wabumpapua.com— 31 Januari 1985 menjadi tanggal bersejarah dalam perjalanan rohani umat Kristen di Papua dan Indonesia. Pada hari itu, Bapak Fred Athabu menerima sebuah visi ilahi dari Tuhan Yesus di Athena yang kemudian dikenal sebagai “Visiun Athena”. Visi ini menjadi panggilan rohani besar yang membawa pesan penting bagi gereja-gereja di Papua dan seluruh Indonesia: untuk berdoa bagi umat Israel, sebagai bagian dari rencana keselamatan Tuhan bagi bangsa-bangsa di muka bumi.
Isi dan Makna Visiun Athena
Dalam visi tersebut, Tuhan Yesus menegur dan menasihati hamba-Nya, Fred Athabu, agar tidak hanya berdoa bagi dirinya sendiri, keluarganya, atau bangsanya, tetapi juga mendoakan umat Israel. Tuhan Yesus menegaskan bahwa:
“Berdoalah bagi umat-Ku Israel, maka Aku akan memberkati engkau dan keluargamu serta bangsamu bersama-sama dengan umat-Ku Israel.”
Pesan ini selaras dengan Firman Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 12:3, yang menyatakan:
“Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau; dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”
Tuhan.
Panggilan untuk Gereja di Papua dan Indonesia
Visiun Athena menegaskan bahwa doa bagi Israel bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan bagian dari rencana besar Tuhan untuk memberkati bangsa-bangsa, termasuk Indonesia. Umat Tuhan di Papua dan seluruh Indonesia diajak untuk mengambil bagian dalam penggenapan nubuat Alkitabiah, dengan berdoa bagi pertobatan dan keselamatan Israel.
Beberapa makna penting dari visi ini antara lain:
- Panggilan untuk Berdoa:
Gereja dan umat Tuhan diingatkan untuk berdoa bagi keselamatan Israel sebagai wujud kasih dan ketaatan pada kehendak Tuhan. - Berkat bagi Papua dan Indonesia:
Melalui doa dan dukungan rohani terhadap Israel, Papua dan Indonesia diyakini akan menerima berkat besar dari Tuhan, sebagaimana dijanjikan dalam Kejadian 12:3. - Penggenapan Nubuat:
Visiun Athena juga dikaitkan dengan nubuat dalam Yesaya 62:1-2, di mana Tuhan menjanjikan bahwa kebenaran dan keselamatan akan bersinar seperti cahaya dan obor yang menyala-nyala. - Persatuan dan Sukacita:
Dalam Yesaya 62:1-5, Tuhan berjanji akan memulihkan umat-Nya, memberi mereka nama baru, dan menjadikan mereka mahkota keindahan di tangan-Nya. Ini menggambarkan sukacita dan pemulihan bagi bangsa-bangsa yang memberkati Israel.
Visiun Athena bukan hanya pesan pribadi, tetapi juga panggilan profetik bagi seluruh gereja di Papua dan Indonesia untuk mengambil peran dalam rencana keselamatan global. Melalui ketaatan dalam doa bagi Israel, Tuhan menjanjikan berkat yang melimpah bagi mereka yang taat dan setia.
Sebagaimana ditegaskan dalam firman itu, berkat bagi Israel akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain, termasuk Papua dan Indonesia.
Visiun Athena, yang diterima pada 31 Januari 1985 di Athena, Yunani, menjadi tonggak penting dalam perjalanan iman umat Tuhan. Ini adalah panggilan untuk bersatu dalam doa, kasih, dan pengabdian kepada Tuhan, serta menjadi bagian dari penggenapan janji-janji Allah bagi dunia.
Dengan menaati pesan ini, umat Tuhan di Papua dan Indonesia diharapkan menjadi berkat bagi Israel dan bangsa-bangsa, sebagaimana Tuhan telah berjanji melalui Abraham ribuan tahun lalu.




komentar terbaru