L

Manokwari, wabumpapua. Com— Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari di bawah pimpinan Yan Christian Warinussy memberikan pendampingan serta perlindungan hukum terhadap Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Manokwari yang berencana menggelar Aksi Damai Long March pada Rabu, 29 Oktober 2025, pukul 07.00 WIT hingga selesai.

Aksi damai tersebut mengusung tema “Papua: Ancaman Investasi dan Darurat Militer” dan akan berlangsung di beberapa titik utama, yakni depan gerbang utama Universitas Papua (UNIPA), Kantor Lurah Amban, dan Lampu Merah Makalew, dengan titik akhir di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Papua Barat.

Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy, menegaskan bahwa pendampingan hukum yang diberikan pihaknya merupakan bentuk implementasi Pasal 28 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menjamin hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum secara damai dan bertanggung jawab.

“Sebagai lembaga yang konsisten memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia, LP3BH berkewajiban memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat yang ingin mengekspresikan pendapatnya secara konstitusional dan tanpa kekerasan,” ujar Warinussy di Manokwari, Selasa (28/10/2025).

Beliau menambahkan bahwa rencana aksi damai tersebut telah disampaikan secara resmi kepada LP3BH melalui surat pemberitahuan, sehingga lembaga hukum ini akan memantau dan mengawal seluruh proses pelaksanaan aksi agar berjalan tertib serta menghormati ketentuan hukum yang berlaku.

LP3BH juga menegaskan bahwa tanggung jawab teknis pelaksanaan aksi berada sepenuhnya di tangan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Penanggung Jawab Aksi sebagaimana tertuang dalam surat pemberitahuan yang diterima.

“Tugas kami adalah memastikan bahwa hak-hak warga negara dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi, sementara aspek teknis lapangan menjadi tanggung jawab penyelenggara,” lanjut Warinussy.

Menurutnya, pemberitahuan dan koordinasi yang dilakukan oleh pihak penyelenggara akan sangat membantu Aparat Penegak Hukum (APH), seperti kepolisian, dalam menjalankan fungsi pengamanan dan memastikan jalannya aksi dengan aman, tertib, serta damai.

Sebagai lembaga advokasi hukum dan HAM yang telah lama berkiprah di Tanah Papua, LP3BH Manokwari menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memonitor seluruh proses hukum terkait rencana aksi maupun dinamika yang mungkin terjadi setelahnya.

“Kami akan tetap berada pada posisi netral dan profesional untuk memastikan bahwa semua pihak, baik aparat maupun masyarakat, menghormati prinsip-prinsip hukum dan hak asasi manusia,” tutup Warinussy.

Aksi damai yang direncanakan oleh Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Manokwari merupakan bagian dari ruang demokrasi yang dijamin oleh konstitusi. Melalui pendampingan hukum dari LP3BH Manokwari, diharapkan kegiatan ini dapat berjalan tertib, aman, dan menghormati nilai-nilai hukum, kemanusiaan, serta kebangsaan.