Raja Ampat,wabumpapua.com— Bupati Kabupaten Sorong Selatan, Petronela Krenak, S.Sos., M.Tr.Ap, tampil sebagai salah satu pembicara dalam Kongres II Forum Generasi Muda Gereja Kristen Injili (FGM GKI) di Tanah Papua yang berlangsung pada Selasa, 11 November 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Gedung Pari, Kabupaten Raja Ampat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Petronela Krenak membawakan materi bertema “Peran Perempuan dalam Politik, Gereja, dan Masyarakat” di hadapan peserta kongres dan tamu undangan.
Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, para Wakil Ketua I, II, dan III Sinode GKI, Sekretaris Sinode GKI, Bupati Raja Ampat, Bupati Sorong Selatan, sesepuh dan anak-anak GKI, serta peserta Forum Generasi Muda GKI dari berbagai wilayah di Tanah Papua.
Dalam arahannya, Bupati Petronela Krenak menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dan strategis dalam kehidupan berpolitik, bergereja, maupun bermasyarakat.
Menurutnya, perempuan dapat menjadi agen perubahan sosial, pemimpin yang berintegritas, dan pelayan yang setia di berbagai bidang kehidupan.
“Perempuan memiliki potensi besar untuk terlibat aktif dalam pelayanan dan kepemimpinan, baik di gereja maupun di masyarakat. Mereka dapat menjadi teladan Kristus, istri yang mendukung, ibu yang mendidik, dan pemimpin yang membawa perubahan,” ujar Bupati Petronela.
Ia menjelaskan bahwa dalam konteks gereja, perempuan kini semakin diberi ruang untuk terlibat dalam pelayanan liturgi, menjadi rohaniawan, diakon, bahkan memimpin jemaat sebagai pendeta atau uskup, tergantung pada tradisi dan tata gereja masing-masing.
Selain itu, perempuan juga berperan penting dalam pendidikan keluarga, pembangunan ekonomi, dan advokasi kebijakan publik, termasuk perjuangan kesetaraan gender di tingkat lokal maupun nasional.
Bupati Petronela juga menyoroti pentingnya gereja sebagai ruang inklusif yang membuka kesempatan bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pelayanan.
Ia mengapresiasi gereja-gereja yang telah memberikan ruang bagi perempuan untuk menjadi pemimpin dan pelayan Tuhan tanpa memandang gender.
“Perempuan bukan hanya pendamping, tetapi mitra sejajar dalam karya Tuhan. Mereka juga memiliki keberanian untuk menyuarakan keadilan, menolak praktik eksklusif di gereja, dan memperjuangkan hak-hak korban kekerasan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa perempuan berperan sebagai pilar keluarga yang berkontribusi dalam pendidikan anak-anak, penggerak ekonomi rumah tangga, serta pejuang kesetaraan dan keadilan sosial di tengah masyarakat.
Perempuan juga dapat menjadi pemimpin politik yang memperjuangkan kepentingan publik dan isu-isu perempuan secara berkelanjutan.
Melalui paparannya, Bupati Sorong Selatan berharap agar seluruh generasi muda GKI di Tanah Papua, khususnya kaum perempuan, tidak ragu mengambil peran aktif dalam setiap lini kehidupan.
Ia mengajak agar semangat pelayanan, kepemimpinan, dan solidaritas perempuan terus diperkuat untuk membangun gereja dan masyarakat yang berkeadilan serta berkarakter Kristus.
Kongres II Forum Generasi Muda GKI di Tanah Papua ini menjadi wadah penting dalam memperkuat peran generasi muda dan perempuan GKI dalam menjawab tantangan zaman, baik dalam konteks spiritual, sosial, maupun politik.




komentar terbaru