Maybrat,wabumpapua.com— Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial yang berlangsung di Ruang Pertemuan Samu Bah, Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, pada Senin, 22 Desember 2025.

Kegiatan pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maybrat, Yohanis Sentuf, S.Pd., M.Pd.,
Pelatihan dilaksanakan selama kurang lebih satu hari, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang berasal dari Desa Wisata Teluk Johwatir serta Sanggar Seni Furkak Gururin.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Jembrison Sentuf, S.Kom dan Miler Adoy, S.IP, yang merupakan juara umum (juara I) dalam lomba pemanfaatan media sosial yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Keduanya berasal dari Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat.

Materi pelatihan difokuskan pada pemanfaatan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok sebagai sarana promosi pariwisata.
Para narasumber menyampaikan materi tentang pembuatan desain poster promosi destinasi wisata serta langkah-langkah membuat video promosi yang menarik dan tidak membosankan.

Kegiatan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Maybrat Tahun Anggaran 2025.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maybrat, Yohanis Sentuf, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pengembangan kawasan wisata di Kabupaten Maybrat harus melibatkan anak-anak muda yang memiliki sumber daya manusia yang siap dan kompeten, khususnya dalam mengelola serta mempromosikan potensi wisata daerah.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sangat menyambut baik pelaksanaan pelatihan pemanfaatan media sosial ini. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk membina generasi muda dan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah spot wisata, agar mampu menggunakan media sosial secara positif dan efektif dalam mempromosikan pariwisata Maybrat, baik di tingkat domestik maupun internasional.

Lebih lanjut, Yohanis Sentuf menambahkan bahwa dalam rangka pelaksanaan Festival Danau Ayamaru Tahun 2026, pemerintah daerah perlu menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengelola dan mempromosikan destinasi wisata secara profesional. Oleh karena itu, pelatihan dan pembinaan, termasuk pemanfaatan media sosial, menjadi langkah strategis untuk memposisikan pariwisata Kabupaten Maybrat agar semakin dikenal luas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maybrat beserta staf, Ketua Sanggar Furkak Gururin, Ibu Aksamina Kambu, pengurus Desa Wisata Teluk Johwatir, para narasumber, serta seluruh peserta pelatihan;(Red).