SORONG, WABUMPAPUA.COM– Panitia Musyawarah Besar (MUBES) Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Mare resmi dibentuk dalam rapat yang digelar pada Sabtu, 28/2/2026, bertempat di kediaman Karel Nauw, Jalan Rajawali, SP 1, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIT tersebut dihadiri para tokoh masyarakat dan inisiator pembentukan LMA Suku Mare. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan MUBES sebagai forum tertinggi untuk menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan lembaga adat Suku Mare ke depan.
Dalam hasil musyawarah yang berlangsung secara mufakat, Titus Hara dipercaya sebagai Ketua Panitia MUBES Suku Mare. Ia akan didampingi Jefry Nauw sebagai Wakil Ketua, Simon Nauw sebagai Sekretaris, serta Agustina Nauw dan Utriana Bame yang ditunjuk sebagai Bendahara.
Salah satu inisiator pembentukan LMA Suku Mare, Karel Nauw, S.Pd., M.P, menyampaikan bahwa pembentukan panitia ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat eksistensi dan peran lembaga adat di tengah masyarakat.
“Melalui MUBES ini kita berharap dapat mempererat persatuan, menjaga nilai-nilai adat, serta merumuskan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat Suku Mare,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan LMA Suku Mare diharapkan menjadi wadah yang mampu mengakomodir aspirasi masyarakat adat sekaligus menjaga kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Panitia yang telah terbentuk diharapkan segera menyusun agenda, jadwal, serta tahapan pelaksanaan MUBES agar kegiatan tersebut dapat berjalan tertib, demokratis, dan sukses sesuai harapan bersama.
Dengan terbentuknya panitia ini, masyarakat Suku Mare menaruh harapan besar agar MUBES yang akan digelar nantinya mampu melahirkan kepemimpinan yang solid serta program kerja yang berpihak pada kepentingan adat dan kesejahteraan masyarakat(ones).




komentar terbaru