Sorong, Wabupmapapua.com — Karel Murafer, Bupati Maybrat, melakukan pertemuan dengan Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) guna meminta dukungan percepatan pembangunan di wilayah konflik, khususnya di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.
Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa sore, 31 Maret 2026. Dalam kesempatan itu, Bupati Maybrat memaparkan situasi dan kondisi terkini di wilayahnya, terutama di kawasan Aifat Timur Raya yang terdampak insiden keamanan beberapa waktu lalu.
Kunjungan tersebut bertujuan meminta dukungan BP3OKP sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah agar dapat membantu percepatan pembangunan, terutama pembangunan strategis di wilayah yang masih mengalami konflik dan keterisolasian.
Anggota BP3OKP perwakilan Papua Barat Daya, Otto Ihalauw, mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah hal penting terkait program Papua Produktif serta upaya membuka akses pelayanan dasar bagi masyarakat di daerah tertinggal.
Menurutnya, salah satu fokus utama adalah pembangunan infrastruktur guna membuka keterisolasian wilayah di Kabupaten Maybrat, mulai dari kawasan Aifat Raya, Mare hingga Aitinyo Raya.
“Sebagai perwakilan pemerintah pusat, BP3OKP telah mendengar berbagai masukan dari Pemerintah Kabupaten Maybrat. Ke depan, kami akan mendorong pembukaan akses wilayah yang selama ini masih terisolasi,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Maybrat, Karel Murafer, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah untuk mempresentasikan berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan di tengah situasi keamanan yang masih menjadi perhatian.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan, terutama pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, serta sarana kelistrikan bagi masyarakat.
Pembangunan tersebut difokuskan pada daerah-daerah yang masih tertinggal dan terisolasi, seperti Distrik Aifat Timur, Distrik Aifat Selatan, Distrik Mare dan wilayah Aitinyo.
Selain itu, dukungan terhadap program pembangunan juga datang dari tokoh masyarakat setempat. Tokoh asal Aifat Timur, Zakeus Mamao, menyatakan kesiapan masyarakat untuk mendukung kebijakan pembangunan pemerintah serta memberikan jaminan keamanan di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Maybrat berharap dukungan dari BP3OKP dan pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang selama ini terdampak konflik dan keterbatasan akses;(Ones).




komentar terbaru