MAYBRAT, WABUMPAPUA.COM – Wakil Bupati Maybrat, Ferdinando Salossa, SE, secara resmi membuka kegiatan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Maybrat Tahun 2027 yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Maybrat, Senin (20/4/2026).
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa penyusunan RKPD merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang harus selaras dengan visi dan misi kepala daerah, serta kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.
Menurutnya, setiap program dan kegiatan yang direncanakan harus benar-benar mampu mengimplementasikan visi dan misi pemerintah daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Maybrat periode 2025–2030.
“Perencanaan pembangunan daerah harus sinkron dengan kebijakan nasional, provinsi hingga kabupaten. Karena itu setiap OPD harus mampu memahami dan menerjemahkan arah kebijakan pembangunan ke dalam program kerja yang nyata,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa penyusunan RKPD 2027 perlu memperhatikan capaian kinerja pemerintah daerah pada tahun sebelumnya, khususnya tahun 2026, sehingga program yang direncanakan benar-benar tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat.
Selain itu, Wakil Bupati menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pelaporan program. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap capaian pembangunan daerah, termasuk penilaian laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah dapat dilihat dari sejumlah indikator, seperti penurunan angka kemiskinan ekstrem, berkurangnya angka pengangguran, serta peningkatan pendapatan per kapita masyarakat.
“Jika program pemerintah tidak berjalan maksimal, maka capaian pembangunan juga tidak akan maksimal. Oleh karena itu semua perangkat daerah harus bekerja secara terintegrasi dan bersinergi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Maybrat, Sepnat Frasawi, SE, M.Si, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tahapan awal dalam proses penyusunan RKPD Kabupaten Maybrat Tahun 2027.
Ia mengakui bahwa tahapan perencanaan tahun ini sedikit mengalami keterlambatan yang disebabkan oleh beberapa faktor administratif. Namun demikian, Bappeda tetap berupaya memastikan seluruh tahapan perencanaan berjalan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Sepnat Frasawi menjelaskan bahwa hasil dari rancangan awal ini nantinya akan dibahas lebih lanjut bersama perangkat daerah dan juga DPRD, sebelum masuk ke tahapan konsultasi publik serta pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD.
“Setelah tahapan rancangan awal ini, kita akan melanjutkan dengan konsultasi publik, kemudian Musrenbang RKPD hingga penetapan akhir dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2027,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa penyusunan RKPD harus memperhatikan keselarasan antara visi misi Presiden, Gubernur Papua Barat Daya, serta visi misi Bupati dan Wakil Bupati Maybrat, sehingga arah pembangunan daerah dapat berjalan secara terpadu.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh asisten ,pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat bersama para admin dan pejabat perencana dari masing-masing OPD yang mengikuti kegiatan hingga selesai(ones).




komentar terbaru