Maybrat, wabumpapua.com – Bupati Karel Murafer menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kabupaten Maybrat yang digelar di Kota Sorong, jumat (10/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghormatan kepada pimpinan dan anggota DPRK Maybrat, Sekretaris Daerah, kapolres Maybrat,unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para rohaniawan, serta insan pers yang hadir dalam rapat tersebut.

Bupati Karel Murafer mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh peserta sidang memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas rahmat dan karunia-Nya seluruh pihak dapat berkumpul dalam rangka mengikuti rapat paripurna pembahasan LKPJ Bupati Maybrat Tahun Anggaran 2025 yang selanjutnya akan ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Menurut Bupati, penyampaian LKPJ merupakan kewajiban kepala daerah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Laporan tersebut memuat hasil penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan anggota DPRK atas keterlambatan penyampaian dokumen LKPJ.

Ia menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut disebabkan oleh beberapa agenda penting daerah yang harus diselesaikan terlebih dahulu, termasuk penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) serta pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang berlangsung selama dua minggu.

Selain itu, keterlambatan juga dipengaruhi oleh lambatnya penyampaian data dukung dari sejumlah OPD kepada tim penyusun LKPJ. Ke depan, Bupati berharap dokumen LKPJ dapat disampaikan lebih awal agar pimpinan dan anggota DPRK memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari dan membahasnya secara mendalam.

Secara umum, Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan daerah di Kabupaten Maybrat pada tahun 2025 menunjukkan capaian yang cukup baik. Hal tersebut terlihat dari sejumlah indikator makro daerah, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan tingkat kemiskinan, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang tetap positif.
“Walaupun masih terdapat berbagai keterbatasan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga menjelaskan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Maybrat saat ini sekitar 46 ribu jiwa dengan komposisi usia produktif yang cukup dominan. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang besar untuk mendorong pembangunan melalui peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan tenaga kerja, serta penguatan sektor ekonomi masyarakat.

Dalam pelaksanaan pembangunan daerah, pemerintah Kabupaten Maybrat berpedoman pada visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Maybrat yang aman, sejahtera, dan mandiri. Visi tersebut dijabarkan melalui sejumlah misi, antara lain peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat, pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, serta reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Maybrat, seperti kondisi geografis wilayah yang luas dan berbukit, belum meratanya pembangunan antar distrik, masih tingginya angka kemiskinan, serta keterbatasan akses pendidikan dan layanan kesehatan di beberapa daerah.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus meningkatkan fokus pembangunan pada peningkatan pelayanan dasar, penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, serta peningkatan kualitas aparatur dan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Bupati juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan pembangunan. Dengan struktur kelembagaan yang mencapai 34 OPD serta besarnya belanja pegawai, ruang fiskal pemerintah daerah menjadi cukup terbatas.

Meski demikian, pemerintah daerah bersama DPRK tetap berupaya menjalankan program prioritas pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah, pembangunan fasilitas kesehatan seperti puskesmas, serta peningkatan akses transportasi menuju distrik-distrik yang selama ini sulit dijangkau.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak DPRK untuk terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah demi mendukung pembangunan di Kabupaten Maybrat.
“Kita harus membangun kemitraan yang baik antara eksekutif dan legislatif. Dua lembaga ini harus berjalan bersama dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Karel Murafer menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRK Maybrat serta seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRK, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Maybrat pada masa yang akan datang(Ones).