MAYBRAT, WABUMPAPUA.COM – Mantan Kepala Sekolah SD YPK Ebenhezer Fuog, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Habel Sory, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Maybrat atas kebijakan pergantian kepemimpinan di sekolah tersebut.

Hal ini disampaikan Habel Sory saat proses penyerahan tugas kepada Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah yang baru, Moses Sowe, S.Pd, yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maybrat, pada hari jumat (17/4/2026).

Habel menjelaskan bahwa selama dirinya menjabat sebagai kepala sekolah kurang lebih selama empat tahun, berbagai upaya telah dilakukan untuk menjalankan proses pendidikan di sekolah tersebut. Namun ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan tenaga pengajar dan fasilitas pendukung.

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir aktivitas belajar mengajar sempat mengalami kendala dan hanya berjalan sekitar dua bulan secara aktif karena berbagai faktor di lapangan.
“Selama saya menjabat, proses pendidikan tetap diupayakan berjalan. Namun ada beberapa kendala yang kami hadapi, seperti keterbatasan sarana tempat tinggal guru serta jumlah tenaga pengajar yang sangat terbatas,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa jumlah tenaga pendidik di sekolah tersebut hanya terdiri dari dua orang guru ditambah dirinya sebagai kepala sekolah, sehingga total tenaga pengajar hanya tiga orang.

Selain itu, kondisi lingkungan serta berbagai keterbatasan fasilitas juga menjadi tantangan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

Meski demikian, Habel Sory menyatakan menerima keputusan pemerintah daerah terkait pergantian kepemimpinan di sekolah tersebut dan berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan serta meningkatkan proses pendidikan di SD YPK Ebenhezer Fuog.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maybrat, khususnya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Saya menerima keputusan ini dan berharap kepala sekolah yang baru dapat menjalankan tugas dengan baik serta meningkatkan aktivitas belajar mengajar di sekolah ini,” ujarnya.

Terkait peserta didik, Habel juga menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat tiga orang siswa yang direncanakan mengikuti ujian. Ia mengatakan bahwa proses koordinasi terkait pelaksanaan ujian telah dilakukan sebelumnya bersama para guru.

Namun demikian, dengan adanya pergantian kepemimpinan, seluruh tanggung jawab terkait pelaksanaan kegiatan sekolah, termasuk administrasi dan pengelolaan program pendidikan, kini sepenuhnya diserahkan kepada PLT Kepala Sekolah yang baru.

Ia juga memastikan bahwa seluruh dokumen administrasi sekolah serta berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan sekolah akan diserahkan secara lengkap untuk dilanjutkan oleh pimpinan yang baru.
“Saya berharap dengan kepemimpinan yang baru, kegiatan pendidikan di SD YPK Ebenhezer Fuog dapat berjalan lebih baik lagi demi masa depan anak-anak di daerah ini,” tutupnya(Ones).