MAYBRAT, WABUMPAPUA.COM – Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maybrat, Hendrik Frasawi, S.Sos., M.Si, secara resmi menyerahkan Nota Tugas kepada Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah SD YPK Ebenhezer Fuog, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Jumat (17/4/2026).

Nota tugas tersebut diberikan kepada Moses Sowe, S.Pd, yang ditunjuk sebagai PLT Kepala Sekolah menggantikan kepala sekolah sebelumnya, Habel Sory, S.Pd.
Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Perintah Pelaksana Tugas yang ditandatangani oleh Bupati Maybrat Karel Murafer, SH., MA.

Dalam kesempatan tersebut, Hendrik Frasawi menjelaskan bahwa penunjukan pelaksana tugas kepala sekolah merupakan bagian dari mekanisme birokrasi dalam rangka penyegaran organisasi sekaligus evaluasi kinerja di lingkungan pendidikan.

Ia juga menanggapi pemberitaan yang beredar di sejumlah media terkait aktivitas pendidikan di SD YPK Ebenhezer Fuog. Menurutnya, informasi yang menyebutkan bahwa kepala sekolah tidak menjalankan tugas selama satu tahun tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
“Berita yang beredar di media itu tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Secara administrasi, tanggung jawab, dan proses pendidikan di sekolah ini tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Frasawi.

Ia menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat terus melakukan pengawasan secara berkala, baik melalui sistem administrasi maupun pemantauan langsung di lapangan.

Berdasarkan hasil pertemuan bersama berbagai pihak, termasuk masyarakat, kepala kampung, komite sekolah, dan tokoh masyarakat setempat, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut tetap berlangsung.

Menurut Frasawi, persoalan yang terjadi lebih disebabkan oleh masalah internal di lingkungan sekolah yang membuat beberapa guru merasa kurang nyaman dalam menjalankan tugasnya. Namun demikian, kondisi tersebut tidak sampai menghentikan proses belajar mengajar.
“Kami sudah melakukan rapat bersama masyarakat dan pihak terkait. Hasilnya, kegiatan pendidikan tetap berjalan, anak-anak tetap mengikuti proses belajar, dan data pendidikan seperti Dapodik juga dipastikan aman,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan dengan baik serta menyelesaikan persoalan yang ada melalui pendekatan dialog bersama masyarakat.

Selain itu, Frasawi menekankan bahwa penempatan tenaga pendidik di wilayah tersebut perlu mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat agar para guru dapat bertahan dan menjalankan tugasnya secara maksimal.

Menurutnya, seorang guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan lingkungan tempat ia bertugas.

Terkait kekurangan tenaga pengajar di sekolah tersebut, Frasawi berharap adanya kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak yayasan, mengingat SD YPK Ebenhezer Fuog merupakan sekolah yang berada di bawah naungan yayasan pendidikan.
“Kami berharap ada kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak yayasan untuk mengatasi kekurangan guru, sehingga proses pendidikan di sekolah ini dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan serta memastikan proses belajar mengajar di seluruh wilayah Kabupaten Maybrat berjalan secara optimal(Ones).