Maybrat, wabumpapua.com – Wakil Bupati Maybrat, Ferdinando Solossa secara resmi melaunching kegiatan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Maybrat. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan layanan medis kepada masyarakat, kumurkek,senin(27/4/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena seluruh pihak dapat berkumpul dan melaksanakan kegiatan sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa program pelayanan kesehatan ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Maybrat periode 2025–2030 yang dipimpin oleh Bupati Karel Murafer bersama Wakil Bupati.
Menurutnya, kegiatan ini menghadirkan sejumlah tenaga medis profesional serta dokter spesialis untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan dan konsultasi oleh dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, serta dokter spesialis kulit dan kelamin. Selain itu tersedia pula pelayanan dokter umum, pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dan edukasi kesehatan, serta pelayanan laboratorium sederhana.

Wakil Bupati menekankan bahwa sektor kesehatan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa kondisi kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Papua Barat Daya dan Kabupaten Maybrat, masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk angka kematian yang cukup tinggi dan berbagai persoalan kesehatan lainnya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berharap kehadiran dokter-dokter spesialis dalam kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Ia juga meminta Dinas Kesehatan bersama pihak rumah sakit dan puskesmas untuk menyusun roadmap atau rencana tindak lanjut pelayanan kesehatan secara bertahap, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
“Kegiatan ini akan terus dievaluasi ke depan agar pelayanan kesehatan di Kabupaten Maybrat semakin baik dan mampu menjangkau seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, Felix Duwit menjelaskan bahwa tim dokter yang hadir merupakan bagian dari dukungan organisasi profesi untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa tim dokter spesialis yang hadir terdiri dari dokter spesialis bedah, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, serta dokter spesialis penyakit dalam, yang bersama dokter umum memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, ke depan Rumah Sakit Pratama di Kabupaten Maybrat diharapkan dapat segera dioperasionalkan secara maksimal sehingga pelayanan dokter spesialis tidak harus selalu dirujuk ke daerah lain seperti Sorong.
“Kami berharap pelayanan dasar dokter spesialis seperti bedah, kandungan, anak dan penyakit dalam dapat berjalan di rumah sakit ini sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari pelayanan kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan pengobatan gratis, Engelbertus Turot dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Maybrat ke-17 sekaligus bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Pratama Kumurkek serta dukungan para dokter spesialis dan tenaga medis.

Melalui kegiatan pengobatan gratis ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta mendapatkan pelayanan medis secara langsung.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tenaga medis, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kabupaten Maybrat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis(ones).