Kumurkek,wabumpapua .com– Karel Murafer SH, MA secara resmi melantik sejumlah pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat pada Selasa (28/4/2026), bertempat di Kumurkek, ibu kota Kabupaten Maybrat.

Pelantikan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Dandim 1809/Maybrat, kapolres maybrat,pimpinan dan anggota DPRK maybrat,para pimpinan OPD, staf ahli, kepala distrik, kepala puskesmas, pimpinan BUMN dan BUMD, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.

Dalam sambutannya, Bupati Karel Murafer menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat.
“Jabatan yang diberikan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme dan pertimbangan yang matang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip meritokrasi dalam manajemen ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Maybrat melantik sejumlah pejabat dengan rincian antara lain pejabat eselon II sebanyak 17 orang, pejabat eselon IIIA termasuk kepala distrik sebanyak 24 orang, pejabat eselon IIIA lainnya sebanyak 53 orang, pejabat eselon IIIB sebanyak 103 orang, pejabat eselon IVA sebanyak 306 orang, serta 20 orang kepala puskesmas.

Menurut Bupati, jumlah pejabat yang dilantik menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat struktur birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang baru serta menjunjung tinggi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, termasuk integritas, loyalitas, disiplin, dan komitmen terhadap pelayanan publik.

Selain itu, para pejabat diminta memiliki kepekaan terhadap berbagai tantangan dan permasalahan yang muncul baik di dalam maupun di luar organisasi, serta mampu melakukan terobosan melalui pemikiran yang kreatif, inovatif, dan sistematis demi kemajuan daerah.

Bupati juga menekankan pentingnya inovasi, sinergi, dan kolaborasi antar perangkat daerah untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Maybrat yang masih menghadapi berbagai tantangan sebagai wilayah yang tergolong daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Kita harus bekerja secara cerdas, cermat, dan bersama-sama mendukung pembangunan Kabupaten Maybrat. Semua persoalan harus diselesaikan dengan baik tanpa kekerasan, karena kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan bukanlah sesuatu yang bersifat permanen. Evaluasi, rotasi, maupun promosi jabatan akan dilakukan berdasarkan kinerja dan prestasi kerja masing-masing pejabat.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh aparatur pemerintahan untuk menjaga soliditas serta bekerja secara profesional demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Maybrat.
“Bagi yang belum mendapatkan kesempatan jabatan saat ini, tetap bersabar dan terus bekerja dengan baik. Kesempatan akan datang bagi mereka yang menunjukkan kinerja dan dedikasi terbaik,” ujarnya(Ones).