Maybrat, Wabumpapua.Com — Pemerintah Kabupaten Maybrat menyerahkan bantuan dana sebesar Rp300 juta kepada panitia pelaksanaan pentahbisan tiga Diakon Ordo Santo Agustinus (OSA) menjadi imam di Gereja Katolik , penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Gereja Katolik.

Bantuan tersebut secara resmi diserahkan oleh Bupati Maybrat Karel Murafer, S.H., M.A., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat Ferdinandus Taa, S.H., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Sorong Dr. Frenkie Son Laku, S.H., M.M., M.H., serta Kapolres Maybrat AKBP Jandry Denny Sairlela, S.I.K., M.M., Kamis (27/8/2026).

Dana bantuan senilai Rp300.000.000 (tiga ratus juta rupiah) tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Maybrat terhadap pelaksanaan acara pentahbisan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan dan pelayanan Gereja Katolik di wilayah Maybrat dan sekitarnya.

Penyerahan bantuan diterima langsung oleh Ketua Panitia Pentahbisan, Bernadus Turot, bersama Pastor Paroki St. Yosep Ayawasi, Felix Janggur, OSA.

Bupati Maybrat Karel murafer SH, MA menyampaikan bahwa Bantuan pemerintah daerah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan pentahbisan serta menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Maybrat terhadap kehidupan keagamaan dan pelayanan umat di daerah kabupaten Maybrat.

Ketiga Diakon yang akan menerima tahbisan imamat tersebut adalah:
Diakon Simon Welerubun, OSA,
Diakon Carlos Filipe Ximenes Belo Sedik, OSA dan Diakon Yakobus Bobby Arwalembun, OSA.

Pentahbisan ini menjadi momentum penting bagi ketiga Diakon dalam perjalanan panggilan hidup membiara dan pelayanan imamat. Setelah menerima tahbisan, mereka diharapkan dapat menjalankan tugas pelayanan pastoral serta memberikan pelayanan rohani bagi umat sesuai dengan panggilan dan tugas perutusan Gereja.

Pemerintah Kabupaten Maybrat menyampaikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, beriman, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan toleransi.
Kegiatan pentahbisan tiga Diakon OSA ini juga menjadi momentum berharga bagi umat Katolik di Ayawasi dan Keuskupan Manokwari-Sorong, sekaligus memperkuat semangat pelayanan dan kehidupan iman umat di wilayah Maybrat.