Ayamaru Selatan, Wabumpapua.Com — Puskesmas Ayamaru Selatan, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, terus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan program Integrasi Layanan Primer (ILP) yang merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi ILP kepada kader Posyandu di sejumlah kampung di wilayah kerja Puskesmas Ayamaru Selatan. Kegiatan ini bertujuan menata dan mengoordinasikan pelayanan kesehatan dasar agar lebih terintegrasi, mudah diakses, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Puskesmas Ayamaru Selatan, Mery Yanti Yamitha Lemauk, S.St, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ILP telah dilaksanakan di Posyandu Kampung Sauf Raya, koma-koma dan besok dilaksanakan di posyandu Sembaro raya.
“Dari Puskesmas Ayamaru Selatan, kami melaksanakan kegiatan sosialisasi Posyandu ILP. Kegiatan ini sudah kami lakukan di Posyandu Kampung Koma-Koma dan Sauf Raya, kemudian akan dilanjutkan di Kampung Sembaro raya,” jelas Mery Yanti.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut terhadap Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2024, khususnya dalam penguatan pola pelayanan kesehatan primer mulai dari Puskesmas hingga Posyandu dan Pos Pelayanan Terpadu lainnya di tingkat masyarakat.

Ia mengatakan, melalui ILP, pelayanan kesehatan tidak hanya berpusat di Puskesmas, tetapi juga diperkuat hingga tingkat kampung melalui Posyandu. Karena itu, para kader memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan dasar di masyarakat.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini para kader dapat memahami dan melaksanakan tugasnya sesuai dengan materi yang telah kami sampaikan. Implementasi pelayanan yang kami lakukan di Puskesmas juga harus dapat diterapkan dan dilanjutkan melalui Posyandu,” ujar mery yanti, kamis (8/10/2026).

Mery Yanti menambahkan, sasaran utama kegiatan tersebut adalah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ayamaru Selatan. Penguatan peran kader diharapkan dapat meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan serta mempercepat penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat.

Selain sosialisasi ILP, Puskesmas Ayamaru Selatan juga memberikan penyuluhan mengenai bahaya kabut asap yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Maybrat.
Penyuluhan tersebut disampaikan oleh tenaga promosi kesehatan Puskesmas Ayamaru Selatan.

Masyarakat diberikan pemahaman mengenai dampak paparan asap terhadap kesehatan, khususnya risiko gangguan pada sistem pernapasan.

Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas juga melakukan pembagian masker kepada masyarakat sebagai salah satu langkah perlindungan untuk mengurangi paparan asap dan partikel udara yang dapat mengganggu kesehatan.
“Kami juga melakukan penyuluhan terkait bahaya kabut asap yang saat ini terjadi di wilayah Ayamaru Selatan dan menyebar ke beberapa wilayah lainnya di Kabupaten Maybrat. Setelah penyuluhan, kami membagikan masker kepada masyarakat,” jelasnya.

Puskesmas Ayamaru Selatan mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung. Warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, diharapkan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.

Puskesmas juga mengajak masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah dan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan kesehatan lainnya.

Melalui pelaksanaan ILP, penyuluhan kesehatan, dan pembagian masker tersebut, Puskesmas Ayamaru Selatan berharap pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat semakin kuat serta kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan semakin meningkat(ones).