AYAMARU, WABUMPAPUA.COM — Wakil Bupati Maybrat, Ferdinando Solossa, S.E., bersama jajaran Puskesmas Ayamaru melaksanakan sosialisasi kewaspadaan terhadap bahaya kabut asap sekaligus membagikan masker kepada masyarakat di wilayah Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (7/10/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Puskesmas Ayamaru, Mira Maria Kambu, S.KM., M.Kes., Kepala Distrik Ayamaru, Kepala Kelurahan Ayamaru, Kapolsek Ayamaru, jajaran Puskesmas Ayamaru, personel TNI-Polri, staf Koramil, tujuh kepala kampung, para pelajar, serta masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Maybrat bersama tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kualitas udara dan kesehatan, khususnya sistem pernapasan.

Wakil Bupati Maybrat, Ferdinando Solossa, mengatakan kondisi kabut asap perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat apabila paparan berlangsung dalam waktu tertentu.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kualitas udara mulai terganggu akibat asap.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kabut asap. Gunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah dan jaga kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan,” ujar Ferdinando.

Menurutnya, masyarakat juga perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara dipenuhi asap serta mengambil langkah-langkah pencegahan untuk melindungi diri dan keluarga.

Ferdinando menegaskan bahwa menjaga kesehatan dan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ayamaru, Mira Maria Kambu, S.KM., M.Kes., menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya pelayanan kesehatan preventif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya paparan kabut asap.

Ia mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi lingkungan dan segera melakukan langkah pencegahan apabila kualitas udara mulai terganggu akibat asap.

“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara di lingkungan masing-masing. Apabila udara mulai dipenuhi asap, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker sebagai salah satu bentuk perlindungan diri,” jelas Mira.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat sangat penting agar warga dapat mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi kabut asap.

Dalam kesempatan tersebut, Puskesmas Ayamaru juga membagikan masker kepada masyarakat sebagai salah satu upaya perlindungan untuk mengurangi paparan asap yang dapat masuk melalui saluran pernapasan.

Sementara itu, dr. Elvira Kambu selaku tenaga medis Puskesmas Ayamaru menjelaskan bahwa paparan kabut asap dalam jangka waktu tertentu dapat mengganggu kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.

Ia mengatakan, paparan asap dapat menimbulkan sejumlah keluhan kesehatan, seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, serta rasa sakit atau tidak nyaman pada tenggorokan. Kondisi tersebut juga dapat memperburuk keadaan masyarakat yang sebelumnya telah memiliki gangguan pernapasan.

“Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah, mengurangi aktivitas di tempat yang banyak asap, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan atau gangguan kesehatan lainnya,” jelas dr. Elvira.

Ia juga meminta masyarakat memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, terutama anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit atau gangguan pernapasan.

Selain menjaga kesehatan diri, dr. Elvira mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan, lahan maupun sampah secara sembarangan.

Menurutnya, pembakaran yang tidak terkendali dapat menghasilkan asap dalam jumlah besar, memperburuk kualitas udara, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat di sekitar lokasi pembakaran.

Puskesmas Ayamaru berharap melalui sosialisasi dan pembagian masker tersebut, masyarakat semakin memahami bahaya kabut asap serta mampu melakukan langkah-langkah pencegahan secara mandiri.

Pemerintah Kabupaten Maybrat bersama tenaga kesehatan juga mengajak seluruh masyarakat Distrik Ayamaru untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menghindari pembakaran yang dapat menimbulkan asap, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga dan masyarakat.

Bersama waspada terhadap kabut asap, bersama menjaga kesehatan dan lingkungan demi masyarakat Ayamaru yang sehat dan aman;Ujarnya (Ones).