Maybrat, WabumPapua.com — Dari tanah subur Bumi A3 di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, lahir sebuah produk lokal yang kini mulai menarik perhatian masyarakat: “Kacang Garing Maybrat”. Produk olahan khas masyarakat ini dikenal dengan cita rasa enak, gurih, dan renyah, menjadi bukti nyata potensi sumber daya alam dan kreativitas warga Maybrat dalam mengembangkan ekonomi lokal berbasis hasil bumi.
Kacang Garing Maybrat diproduksi langsung oleh masyarakat lokal yang memanfaatkan hasil pertanian dari lahan-lahan subur di wilayah Aitinyo, Aifat, dan Aifat Timur—yang dikenal luas sebagai Bumi A3. Produk ini menjadi salah satu bentuk inovasi ekonomi kerakyatan yang terus dikembangkan oleh pelaku usaha kecil di daerah tersebut.
“Kami ingin memperkenalkan hasil bumi Maybrat ke masyarakat luas. Kacang ini kami olah secara tradisional dengan rasa khas daerah, tanpa bahan pengawet, sehingga tetap gurih dan alami,” ujar salah satu pelaku usaha lo
Kacang Garing Maybrat dihasilkan dari kacang tanah pilihan yang ditanam secara alami oleh petani lokal. Setelah dipanen, kacang dikeringkan, disangrai, lalu dikemas dengan standar kebersihan dan tampilan modern.
Kemasan produk menampilkan identitas khas daerah dengan tulisan “Kacang Garing – Produk dari Tanah Maybrat”, menjadi simbol semangat masyarakat dalam memajukan ekonomi berbasis potensi lokal.
Produk ini tidak hanya dipasarkan di wilayah Kabupaten Maybrat, tetapi juga mulai diperkenalkan di Sorong, Manokwari, bahkan hingga ke luar Papua Barat Daya.
Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terus memberikan dukungan terhadap tumbuhnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) seperti Kacang Garing Maybrat.
Kehadiran produk ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat adat mampu mengolah hasil bumi menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sekaligus memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Maybrat ke pasar yang lebih luas.
“Kami berharap produk seperti ini terus dikembangkan dan mendapat dukungan dari pemerintah, agar menjadi ikon ekonomi kreatif daerah,” kata seorang tokoh masyarakat A3.
Kacang Garing Maybrat memiliki rasa gurih alami yang berasal dari proses pengolahan tanpa bahan kimia tambahan. Teksturnya renyah, aromanya khas, dan cocok dijadikan camilan untuk segala suasana.
Selain itu, kandungan protein nabati dari kacang tanah juga memberikan manfaat gizi bagi kesehatan.
Para pelaku usaha lokal berharap agar produk Kacang Garing Maybrat dapat menembus pasar nasional dan menjadi oleh-oleh khas dari Kabupaten Maybrat.
Dengan dukungan dari pemerintah daerah, pelatihan kewirausahaan, dan promosi yang berkelanjutan, produk ini diyakini mampu bersaing di pasaran dan membawa nama baik Maybrat sebagai daerah penghasil pangan lokal berkualitas.
Kacang Garing Maybrat — hasil bumi dari Tanah A3, yang enak, gurih, dan renyah kini menjadi kebanggaan baru masyarakat Maybrat.
Sebuah bukti bahwa dari tanah Papua Barat Daya, tumbuh karya dan cita rasa yang mampu bersaing di tingkat nasional.




komentar terbaru