Sorong Selatan, WabumPapua.com — Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Distrik Saifi menggelar kegiatan Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) bagi anak-anak balita dan ibu hamil di Distrik Saifi, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Kegiatan berlangsung di Kantor Kampung Manggroholo, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya.

Kegiatan Gemarikan ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim Puskesmas Distrik Saifi bagi bayi, balita, dan ibu hamil. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi gizi masyarakat dan mendeteksi kemungkinan kasus stunting di wilayah tersebut.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sosialisasi yang dibawakan oleh sejumlah narasumber dari akademisi dan tenaga kesehatan.

Program ini bertujuan untuk mengkampanyekan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein dan gizi tinggi, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap manfaat ikan dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan kecerdasan anak, serta mendukung ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil perikanan daerah.

Para narasumber menjelaskan, ikan merupakan makanan bergizi tinggi karena mengandung protein, mineral, vitamin A, D, B6, dan B12 yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata, pertumbuhan tulang, serta perkembangan otak anak. Namun masyarakat juga diimbau agar tidak mengonsumsi ikan secara berlebihan dan lebih cermat dalam memilih ikan yang sehat dan berkualitas baik.

Program Gemarikan di Distrik Saifi ini bukan kegiatan yang pertama. Sejak tahun 2020, kegiatan serupa telah dilaksanakan di berbagai distrik, antara lain Teminabuan, Konda, Kokoda, Inawatan, Metemani, dan Kais, dan akan terus digelar di wilayah lain yang belum terjangkau.

Kegiatan kali ini diikuti oleh 41 peserta, terdiri dari 5 ibu hamil dan 36 balita yang berasal dari beberapa kampung di Distrik Saifi. Narasumber kegiatan berasal dari Universitas Werisar Sorong Selatan (Program Studi Perikanan) sebanyak dua orang, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Distrik Saifi.

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sorong Selatan, Ismail, S.Pi, menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat memahami manfaat ikan secara menyeluruh.

“Kami berharap masyarakat dapat mengetahui jenis-jenis ikan yang baik dan bermanfaat. Tetapi juga perlu hati-hati, karena mengonsumsi ikan secara berlebihan atau ikan yang sudah lama dikemas bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” ujar Ismail.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Distrik Saifi, Sumiati Sesa, S.Kep, berharap kegiatan sosialisasi ini dapat mendorong masyarakat untuk mengembangkan budidaya ikan lokal agar kebutuhan pangan bergizi dapat terpenuhi secara mandiri.

“Kami berharap Dinas Perikanan dapat membantu masyarakat dengan menyediakan kolam ikan dan bibit, agar hasilnya bisa dikonsumsi langsung oleh warga sebagai sumber makanan bergizi,” tuturnya.

Sumiati juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti mencuci tangan sebelum makan, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah stunting di kalangan anak-anak.

“Kami juga mengajak para orang tua dan ibu hamil untuk terus mengikuti kegiatan edukasi Gemar Makan Ikan agar kebiasaan baik ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat di Distrik Saifi dan seluruh wilayah Sorong Selatan semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber gizi utama demi menciptakan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting;(Roy Iek).