Pemimpin Gereja Fred Athaboe Tekankan Pentingnya Penerimaan Injil oleh Bangsa-Bangsa Non-Yahudi

Nieuwegein, Belanda, wabumpapua.com —Tokoh Kristen Indonesia di Belanda, Fred Athaboe, SH, menyampaikan pesan rohani mengenai perkembangan misi Injil di dunia dan peran bangsa-bangsa non-Yahudi dalam menerima ajaran Kristus. Pesan tersebut disampaikannya dalam refleksi tertulis yang merujuk pada ajaran Rasul Paulus sebagaimana dicatat dalam kitab Kisah Para Rasul.

Dalam refleksinya, Athaboe menegaskan kutipan Rasul Paulus kepada para pemimpin Yahudi di Roma:

“Oleh karena itu, ketahuilah olehmu, bahwa keselamatan yang dari pada Elohim ini disampaikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan mendengarkannya.” (Kisah Para Rasul 28:28)

Menurut Athaboe, pernyataan ini menggambarkan transisi penting dalam sejarah pewartaan Injil. Ia menjelaskan bahwa Rasul Paulus bersama Barnabas, Lukas, Timotius, Titus, dan Epafras bekerja tanpa kenal lelah untuk memberitakan Injil Kristus kepada bangsa-bangsa bukan-Yahudi di Asia Kecil dan Makedonia. Keputusan mengenai perluasan misi ini, kata Athaboe, telah ditetapkan dalam Konferensi Rasul-Rasul di Yerusalem sekitar tahun 50 Masehi.

Dalam tulisannya, Athaboe menyoroti kontribusi besar Rasul Paulus yang menulis 13 surat dalam Perjanjian Baru. Ia menambahkan bahwa sekalipun Paulus dipenjarakan di Roma, pelayanannya tidak berhenti:

“Tubuh Rasul Paulus memang dipenjarakan, tetapi rohnya dan hatinya tidak dipenjarakan.”

Selama masa pemenjaraannya, Paulus menulis empat surat yang kini menjadi bagian penting dalam Alkitab: Efesus, Filipi, Kolose, dan Filemon.

Athaboe menyatakan bahwa nubuatan Paulus mengenai penerimaan Injil oleh bangsa-bangsa lain telah terbukti. Berdasarkan data yang ia paparkan, terdapat sekitar 2,4 miliar umat Kristen di berbagai suku dan bangsa. Menurutnya, keberhasilan misi ini tidak terlepas dari karya Roh Kudus.

Sebaliknya, ia menilai bahwa pertumbuhan penganut agama Yahudi relatif kecil, yaitu sekitar 15,3 juta jiwa di dunia. Athaboe mengaitkan hal ini dengan perbedaan keyakinan mengenai keberadaan dan peran Roh Kudus.

Ia kemudian mengutip Efesus 1:13–14 untuk menegaskan bahwa Roh Kudus adalah meterai keselamatan bagi orang percaya.

“Roh Kudus adalah Jaminan Keselamatan dan Kehidupan Kekal untuk kita di dalam Tuhan Yesus,” tulisnya.

Dalam doanya, Fred Athaboe memohon agar berkat Tuhan Yesus, Allah Bapa, dan Roh Kudus menyertai umat percaya. Ia mengakhiri pesannya dengan salam hangat dan harapan agar setiap orang tetap setia pada Injil Kristus.