Sorong Selatan ,wabumpapua.com– Badan Pengurus Perkumpulan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kampung Kwowok (P3MAK) menggelar rapat evaluasi tahunan sekaligus penutupan program kerja akhir tahun pelayanan 2025, yang berlangsung pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di rumah Ketua Umum P3MAK Kampung Kwowok.
Rapat yang dimulai pukul 21.00 WIT hingga 23.00 WIT tersebut dihadiri oleh pengurus inti P3MAK, para ketua bidang, serta pengurus koordinator wilayah (Korwil) dari berbagai kota studi, yakni Kampung Kwowok, Teminabuan, Sorong, dan Manokwari.
Ketua Umum P3MAK, Fredrik Sreklefat, dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa rapat ini merupakan bagian dari akhir masa pelayanan tahun 2025, dengan agenda utama melakukan evaluasi serta penutupan seluruh program kerja dari masing-masing bidang.
“Melalui rapat ini, kami tidak hanya menutup program kerja, tetapi juga membuka ruang bagi setiap bidang untuk menyampaikan masukan dan saran, sebagai bahan evaluasi dan perbaikan demi mendorong kemajuan organisasi ke depan,” ujar Fredrik.
Ia menambahkan bahwa setelah penutupan program kerja tahun 2025, seluruh kegiatan P3MAK akan kembali dibuka pada Januari 2026. Oleh karena itu, ia berharap seluruh pengurus bidang dan koordinator wilayah di setiap kota studi dapat mulai merencanakan target dan program kerja baru, yang nantinya akan dibahas dalam rapat pembukaan program kerja tahun pelayanan 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Fredrik Sreklefat juga melaporkan bahwa bendera resmi P3MAK yang baru telah diupayakan dan berhasil diwujudkan, sementara sejumlah kebutuhan organisasi lainnya masih akan terus diperjuangkan bersama.
“Organisasi ini adalah milik kita bersama. P3MAK hadir untuk melatih dan mempersiapkan generasi muda Kampung Kwowok menjadi pemimpin masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum P3MAK, Etmon Sreklefat, menekankan bahwa selama masa pelayanan tahun 2025, pengurus telah melaksanakan sejumlah program penting, di antaranya mengawal dan mengontrol jalannya pembangunan di Kampung Kwowok, serta berkolaborasi dengan pemerintah, lembaga adat, gereja, dan organisasi lainnya.
Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam perjalanan organisasi, namun pihaknya berkomitmen untuk terus bekerja lebih baik ke depan.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak, khususnya pengurus di setiap koordinator wilayah, serta pemerintah, gereja, adat, dan para tokoh masyarakat lainnya,” ungkap Etmon.
Sebagai penutup, rapat juga membahas sejumlah target prioritas ke depan, di antaranya pengurusan akta notaris P3MAK, penguatan administrasi organisasi, serta pemenuhan kebutuhan sekretariat dan perangkat organisasi lainnya, baik secara administratif maupun non-administratif. (Roy Iek)




komentar terbaru