Maybrat, wabumpapua.com- Bupati Maybrat, Karel Murafer, SH, MA, menegaskan bahwa pengucapan sumpah dan janji lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Maybrat melalui mekanisme pengangkatan merupakan amanah besar dari negara, Tuhan Yang Maha Esa, dan masyarakat Maybrat.
Bupati Karel Murafer Atas nama Pemerintah Kabupaten Maybrat dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat kepada para anggota DPRK yang hari ini dilantik melalui mekanisme pengangkatan. Ini adalah amanah negara melalui kebijakan Otonomi Khusus sebagai bentuk pengakuan terhadap hak-hak politik Orang Asli Papua,” ujar Bupati.
Menurutnya, sumpah dan janji yang diucapkan bukan sekadar memenuhi ketentuan administratif, tetapi merupakan janji moral dan spiritual yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dalam mengemban tugas sebagai wakil rakyat.
Bupati Karel menekankan bahwa anggota DPRK jalur pengangkatan memiliki peran strategis, khususnya dalam menyuarakan aspirasi masyarakat adat, membentuk peraturan daerah, membahas dan menetapkan anggaran daerah, serta melakukan fungsi pengawasan agar pembangunan dan pelayanan publik berjalan adil dan merata.
“Saya mengajak seluruh anggota DPRK untuk membangun kerja sama yang harmonis dengan pemerintah daerah. Eksekutif dan legislatif harus berjalan bersama, saling mendukung dan saling mengingatkan demi kemajuan Kabupaten Maybrat,” tegasnya.
Dalam sambutan tersebut, Bupati juga mengungkapkan perjuangan panjang dan melelahkan yang harus dilalui hingga kelima anggota DPRK jalur pengangkatan akhirnya dilantik. Proses tersebut sempat menghadapi gugatan hukum hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung.
“Perjuangan ini hampir satu tahun, melalui proses hukum di PTUN Manado, hingga kasasi. Puji Tuhan, pada 18 Desember 2025, kasasi menolak gugatan dan memenangkan pemerintah Daerah kabupaten maybrat ,” jelasnya.
Ia menyebut pelantikan lima anggota DPRK tersebut sebagai hadiah Natal dan akhir tahun bagi Orang Asli Papua di Kabupaten Maybrat, hasil dari kerja keras, pengorbanan waktu, tenaga, dan biaya dari berbagai pihak.
Pada kesempatan itu, Bupati Maybrat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Daya, Sekretaris Daerah Provinsi, Biro Hukum Provinsi, Ketua Pengadilan Negeri Sorong, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Maybrat yang telah bekerja keras menyukseskan proses pelantikan tersebut, meski bertepatan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru.
“Semua ini bukan pekerjaan yang mudah, tetapi dengan pertolongan Tuhan, hari ini lima putra dan putri terbaik Orang Asli Papua resmi dilantik sebagai anggota DPRK Maybrat periode 2024–2029,” tutup Bupati Karel Murafer.




komentar terbaru