Belanda,wabumpapua .com– Sebuah tulisan reflektif yang berjudul “Sudah 32 Tahun Hubungan Papua dengan Gereja Rusia” kembali menjadi perhatian setelah beredar di media sosial.

Tulisan tersebut menceritakan perjalanan panjang hubungan pelayanan gereja antara masyarakat Papua dan Gereja Ortodoks Rusia yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade.

Dalam tulisan itu dijelaskan bahwa hubungan tersebut bermula sejak tahun 1992, ketika sejumlah tokoh gereja dari Papua mulai menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Gereja Ortodoks Rusia. Hubungan ini kemudian berkembang dalam bentuk pelayanan rohani, pembinaan iman, serta pengenalan tradisi gereja Ortodoks kepada sebagian umat di Papua.

Penulis dalam dokumen tersebut juga mengisahkan berbagai pengalaman pelayanan dan pertemuan dengan para pemimpin gereja di Rusia, termasuk perjalanan rohani serta proses pembinaan umat yang berlangsung selama bertahun-tahun. Hubungan tersebut disebut tidak hanya bersifat formal, tetapi juga dibangun melalui kerja sama pastoral dan dukungan dalam pengembangan kehidupan gereja di Papua.

Selain itu, tulisan tersebut juga memuat refleksi spiritual mengenai perjalanan iman serta peran gereja dalam membimbing umat. Penulis menekankan pentingnya menjaga persatuan umat dan terus memperkuat pelayanan gereja agar tetap menjadi berkat bagi masyarakat.

Dokumen yang ditulis pada 16 Maret 2026 itu sekaligus menjadi pengingat atas perjalanan panjang hubungan gereja lintas negara yang telah terjalin selama 32 tahun. Melalui tulisan tersebut, diharapkan generasi muda gereja dapat mengetahui sejarah pelayanan yang pernah dibangun dan melanjutkan semangat pelayanan tersebut di masa mendatang(ones).