Sire, WabumPapua.com – Umat Kristen di Gereja Kristen Injili di Tanah Papua (GKI) Jemaat Pengharapan Sire, Klasis Ayamaru, melaksanakan ibadah Jumat Agung yang berlangsung dengan penuh khidmat di Kampung Sire, Distrik Mare Selatan, wilayah Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, jumat (3/4/2026).
Ibadah Jumat Agung tersebut dipimpin oleh Pdt. Fransiska Sayori, S.Si., Teol, dan diikuti oleh para majelis jemaat serta umat Tuhan dari Jemaat Pengharapan Sire. Dalam ibadah tersebut, umat diajak untuk merenungkan makna pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib sebagai wujud kasih Allah bagi keselamatan umat manusia.
Dalam khotbahnya, Pdt. Fransiska Sayori menekankan bahwa Jumat Agung merupakan momentum penting bagi umat Kristen untuk memperdalam iman, memperkuat pengharapan, serta hidup dalam kasih dan pengampunan sebagaimana yang diajarkan oleh Tuhan Yesus.
“Ibadah Jumat Agung mengingatkan kita akan penderitaan dan pengorbanan Yesus Kristus bagi keselamatan umat manusia. Karena itu kita diajak untuk hidup dalam kasih, persatuan, dan iman yang teguh,” ujarnya.
Setelah perayaan Jumat Agung, umat Kristen juga bersiap menyongsong perayaan Paskah yang akan diperingati pada 5–6 April 2026. Paskah menjadi simbol kemenangan Kristus atas dosa dan kematian, sekaligus membawa harapan baru bagi kehidupan umat percaya.
Melalui momentum perayaan ini, jemaat berharap agar seluruh umat Tuhan terus hidup dalam damai, saling mengasihi, serta menjadi berkat bagi sesama di tengah masyarakat.
Di akhir kegiatan, jemaat juga menyampaikan ucapan selamat merayakan Jumat Agung dan menyongsong Paskah kepada seluruh umat Kristen, dengan harapan kiranya Tuhan senantiasa memberkati kehidupan setiap umat-Nya.
“Selamat merayakan Jumat Agung dan menyongsong Hari Paskah 5–6 April 2026. Kiranya Tuhan memberkati kita semua.”




komentar terbaru