SORONG SELATAN, WABUMPAPUA.COM – Bupati Kabupaten Sorong Selatan, Petronela Krenak, menegaskan bahwa dana Otonomi Khusus Papua (Otsus) yang diterima pemerintah daerah dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan bagi Orang Asli Papua, khususnya di wilayah Imeko.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat menjelaskan pemanfaatan sumber anggaran Otsus tahun 2025 yang dialokasikan untuk sejumlah sektor penting, seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta sarana umum yang menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Bupati, melalui dana Otsus tersebut pemerintah daerah telah merealisasikan sejumlah program pembangunan di wilayah Imeko.
Di antaranya pembangunan rumah jabatan Ketua Klasis Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Imeko, penyelesaian persoalan tanah untuk lokasi pembangunan Rumah Sakit Pratama Inawatan, serta pembangunan satu unit gereja di Distrik Kokoda Utara.
“Dana otonomi khusus ini diperuntukkan bagi Orang Asli Papua sehingga pemanfaatannya harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Imeko,” ujar Bupati petronela krenak, jumat (17/4/2026).
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan juga menitipkan aspirasi kepada pemerintah pusat melalui direktur terkait agar dapat menyampaikan kepada Dirjen, Menteri, hingga Presiden mengenai harapan masyarakat terkait pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Imeko.
Bupati menyampaikan bahwa aspirasi tersebut merupakan harapan masyarakat agar pelayanan pemerintahan dan pembangunan dapat lebih dekat serta menjangkau masyarakat di wilayah Imeko.
“Kami menitipkan pesan kepada pemerintah pusat agar ketika moratorium pemekaran daerah dicabut, aspirasi pembentukan daerah otonomi baru Imeko dapat menjadi perhatian,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati juga mengakui bahwa kondisi anggaran daerah saat ini masih terbatas untuk menjangkau seluruh kebutuhan pembangunan hingga ke wilayah Imeko. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan dan berharap agar kebijakan pemekaran daerah dapat dibuka kembali oleh pemerintah pusat.
“Saya tidak pesimis, tetapi ini adalah kondisi riil yang harus saya sampaikan. Dengan keterbatasan anggaran daerah, tentu diperlukan dukungan semua pihak,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Imeko untuk terus berdoa dan berharap agar apabila moratorium pemekaran daerah kembali dibuka oleh pemerintah pusat, maka aspirasi pembentukan daerah otonomi baru Imeko dapat terwujud demi meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut(Roy Iek).




komentar terbaru