Ibadah tersebut dihadiri oleh Ketua Pekerja Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKI Markus Kohoin, Pdt. Yosina Wabiser, S.Si., Theol., Ketua PAM Osfaldo Thesia, serta seluruh anggota PAM Jemaat GKI Markus Kohoin.
Kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin langsung oleh Pdt. Yosina Wabiser dan diikuti oleh seluruh anggota PAM. Setelah ibadah, acara dilanjutkan dengan penyampaian arahan serta pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol perayaan HUT PAM ke-44 tahun.

Teminabuan, Wabumpapua.com – Persekutuan Anggota Muda (PAM) Jemaat GKI Markus Kohoin, Klasis GKI Teminabuan, melaksanakan ibadah syukur dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) PAM yang ke-44 tahun. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Gereja GKI Markus Kohoin, Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (18/4/2026).

Dalam arahannya, Pdt. Yosina Wabiser menegaskan bahwa Persekutuan Anggota Muda GKI Markus Kohoin harus berdiri teguh dan menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian sebagaimana tertulis dalam firman Tuhan pada 1 Timotius 4:12.
Ia juga mengingatkan bahwa anggota PAM tidak hanya berperan sebagai pengurus organisasi, tetapi harus aktif menjadi saksi Kristus di lingkungan sekolah, kampus, tempat kerja, maupun di tengah masyarakat.

Menurutnya, dengan bertambahnya usia PAM yang ke-44 tahun, para pemuda diharapkan mampu menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan program pelayanan yang relevan dengan perkembangan zaman, serta membangun kemandirian dalam pengelolaan usaha dana guna menopang pelayanan gereja.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat persekutuan di antara anggota muda, baik di tingkat rayon maupun jemaat, serta membangun kerja sama yang baik dalam pelayanan untuk mewujudkan kesejahteraan bersama.
“Melalui momentum HUT PAM ke-44 ini, kita diingatkan untuk tetap bergerak dalam koridor tata gereja GKI di Tanah Papua, serta bekerja sama dengan majelis jemaat dan tunduk pada pimpinan gereja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PAM GKI Markus Kohoin, Osfaldo Thesia, dalam arahannya mengajak seluruh anggota PAM menjadikan perayaan HUT ini sebagai momentum refleksi untuk memperbarui komitmen dalam pelayanan serta meningkatkan kehidupan spiritual melalui doa dan persekutuan.

Ia juga berharap generasi muda gereja dapat menjadi pribadi yang berkarakter dan unggul dalam menghadapi tantangan zaman.
“Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh anggota PAM GKI Markus Kohoin untuk terus berakar dalam iman Kristen dan mempererat persekutuan persaudaraan di tengah berbagai tantangan zaman,” katanya.

Osfaldo menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan mendorong kaum muda untuk lebih aktif mengambil bagian dalam pelayanan gereja serta berkontribusi positif bagi kesejahteraan bersama.

Ia menegaskan bahwa seluruh program dan kegiatan PAM harus dilandasi oleh kasih Kristus yang membawa terang bagi sesama.

Kegiatan perayaan HUT PAM ke-44 tersebut ditutup dengan harapan agar momentum ini menjadi ungkapan syukur sekaligus bahan evaluasi bagi seluruh anggota PAM untuk terus meningkatkan pelayanan dan persekutuan di tahun-tahun mendatang(Roy Iek).