MAYBRAT, WABUMPAPUA .COM– Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Maybrat, masyarakat di sejumlah wilayah mengeluhkan gangguan jaringan telekomunikasi yang terjadi selama sekitar satu minggu terakhir. Gangguan tersebut dilaporkan terjadi pada jaringan milik Telkomsel di beberapa distrik di Kabupaten Kabupaten Maybrat.

Sefnath Stevi Mosso, yang dikenal sebagai Intelektual Muda YUMASSSESSS, menjelaskan bahwa gangguan jaringan tersebut terjadi di beberapa wilayah seperti Ayamaru, wilayah Aifat Raya, serta Yukase Raya.
Menurutnya, khusus di wilayah Distrik Ayamaru Utara dan sekitarnya, jaringan Telkomsel sudah tidak berfungsi selama sekitar satu minggu terakhir.

Kondisi ini menyebabkan masyarakat kesulitan melakukan komunikasi, terutama untuk menghubungi anggota keluarga yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
“Warga yang ingin menelepon anak-anak mereka yang sekolah atau kuliah di luar Maybrat terpaksa harus mencari jaringan hingga ke wilayah Fratafen atau ke pertengahan jalan menuju Segior di wilayah Yukase,” ujar Sefnath, sabtu (2/5/2026).

Gangguan jaringan ini juga berdampak pada aktivitas pelayanan keuangan. Kantor Bank Papua Cabang Pembantu yang berada di Ayamaru Utara dilaporkan tidak dapat beroperasi sejak Senin, 27 April 2026 hingga Sabtu, 2 Mei 2026 karena sistem transaksi yang bergantung pada jaringan telekomunikasi tidak dapat digunakan.
Sefnath menilai permasalahan jaringan telekomunikasi ini meskipun terlihat kecil, namun memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk pada layanan perbankan, komunikasi keluarga, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia juga berharap agar pemerintah daerah melalui instansi terkait, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Maybrat, dapat segera mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Kami berharap Bupati Maybrat dapat segera memerintahkan dinas terkait untuk berkoordinasi dengan pihak Telkomsel agar teknisi segera turun ke lapangan mengecek tower di beberapa titik dan memperbaiki jaringan yang terganggu,” tambahnya.

Masyarakat berharap permasalahan ini segera ditangani agar aktivitas komunikasi dan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Maybrat dapat kembali berjalan normal, terlebih menjelang peringatan HUT ke-17 Kabupaten Maybrat yang akan segera dilaksanakan(Ones).