MAYBRAT, WABUMPAPUA.COM — Dalam rangka perayaan Hari Pencurahan Roh Kudus pada Hari Raya Pentakosta I dan II, Pdt. Abraham Semunya, S.Si.Teol menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaat serta mengajak umat Tuhan untuk memaknai Pentakosta sebagai momentum pembaruan hidup dalam tuntunan Roh Kudus.
Dalam penyampaiannya, Pdt. Abraham Semunya menegaskan bahwa Firman Tuhan hadir untuk mengubah hati yang keras menjadi lembut serta memperbarui pola pikir umat agar berjalan sesuai dengan karunia dan hikmat Tuhan dalam membangun kehidupan jemaat.
“Hari Pentakosta mengajarkan kita untuk hidup dipenuhi Roh Kudus, sehingga hati yang keras dapat diubahkan menjadi hati yang penuh kasih, damai, dan ketaatan kepada Tuhan. Roh Kudus juga menuntun setiap orang percaya agar memiliki pola pikir yang benar sesuai kehendak Tuhan dalam membangun jemaat,” ungkapnya, senin(25/5/2026).
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi serta ketiga calon pelayan firman yang telah dipercayakan sebagai dewan juri dalam kegiatan perlombaan paduan suara solo yang melibatkan empat unsur pelayanan di Jemaat Pengharapan Sire.
Menurutnya, kegiatan perlombaan tersebut bukan hanya menjadi ajang kreativitas dan pelayanan pujian, tetapi juga mempererat persekutuan serta meningkatkan semangat pelayanan di tengah jemaat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan dewan juri yang telah melayani dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. Kiranya Tuhan Yesus memberkati setiap pelayanan dan pengabdian yang dilakukan,” tambahnya.
Perayaan Pentakosta di Jemaat Pengharapan Sire berlangsung penuh sukacita dan diisi dengan berbagai kegiatan rohani yang melibatkan seluruh unsur jemaat sebagai bentuk penguatan iman dan kebersamaan dalam pelayanan(Ones).




komentar terbaru