SORONG SELATAN, WabupPapua.com – Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodory, S.Sos., M.Tr.AP., menegaskan pentingnya peran kepala suku sebagai figur pemersatu yang menjaga keutuhan masyarakat adat, melestarikan tradisi, serta menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah dan kearifan lokal.

Pernyataan tersebut disampaikan Yohan Bodory melalui unggahan di media sosial pribadinya, Jumat (10/7/2026), sebagai bentuk penghormatan terhadap eksistensi para pemimpin adat yang selama ini menjadi pilar penting dalam kehidupan masyarakat Papua.
Menurutnya, seorang kepala suku bukan hanya memiliki kedudukan sebagai pemimpin adat, tetapi juga berperan menjaga nilai-nilai budaya, melindungi hak-hak masyarakat adat, serta menjadi penengah dalam penyelesaian konflik secara damai.
“Kepala suku yang disegani dan dihormati umumnya adalah figur pemersatu yang memimpin dengan kearifan lokal. Pemimpin adat ini menjaga kelestarian tradisi, menyelesaikan konflik secara musyawarah, serta melindungi hak-hak masyarakatnya. Mereka dihormati bukan karena kekuasaan, melainkan keteladanan dan pengabdiannya kepada masyarakat adat,” tulis Yohan Bodory, jumat (10/7/2026).

Ia menilai keberadaan kepala suku memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat identitas budaya, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah perkembangan zaman.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghormati dan mendukung peran para pemimpin adat sebagai mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, melestarikan budaya, serta mendorong pembangunan yang tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal.

Melalui pesan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk menghargai dan memperkuat peran lembaga adat sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan, berbudaya, dan berpihak kepada masyarakat adat Papua(Ones).