Maybrat, Wabumpapua.Com — Pemerintah Kabupaten Maybrat bersama BPJS Kesehatan Cabang Sorong menggelar Forum Kemitraan dalam rangka mengevaluasi sekaligus memperkuat penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Maybrat, senin (21/9/2026).
Forum tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat Ferdinandus Taa, SH, M.Si, unsur Komisi III DPRK Maybrat yang membidangi kesehatan, Asisten III, Badan Kepegawaian, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit Pratama Maybrat, Kepala Puskesmas Aifat, BPJS Kesehatan, serta perwakilan fasilitas kesehatan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Maybrat Ferdinandus Taa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Forum Kemitraan tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi ruang bersama untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan bagi peserta JKN di wilayah Kabupaten Maybrat.
Ia menegaskan, forum kemitraan tidak boleh hanya menjadi agenda koordinasi, tetapi harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi kondisi pelayanan kesehatan secara nyata, baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit.
Sejumlah hal yang menjadi perhatian pemerintah daerah antara lain ketersediaan obat-obatan, kualitas pelayanan di puskesmas, pelayanan rumah sakit, serta pelaksanaan sistem kapitasi bagi fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Kita harus memastikan, misalnya obat-obatnya seperti apa, masih tersedia atau tidak. Kemudian pelayanan di tingkat puskesmas juga perlu kita evaluasi,” demikian disampaikan dalam forum tersebut.
Ferdinandus juga meminta Direktur Rumah Sakit Pratama dan para kepala puskesmas menyampaikan kondisi pelayanan kesehatan di lapangan, termasuk berbagai kendala yang masih dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, masukan dari fasilitas kesehatan sangat penting agar pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan dapat mengetahui persoalan secara langsung dan mencari solusi secara bersama-sama.
Selain kualitas pelayanan, Pemkab Maybrat juga meminta BPJS Kesehatan memberikan gambaran mengenai cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Maybrat.
Hal tersebut dinilai penting mengingat Kabupaten Maybrat memiliki 24 distrik, 259 kampung dan satu kelurahan, dengan jumlah penduduk sekitar 48 ribu jiwa berdasarkan data yang disampaikan dalam forum.
“Apakah semua sudah ter-cover atau belum di BPJS Kesehatan, ini juga perlu kita lihat bersama,” ujar perwakilan pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Nurullah Hanafi, yang baru sekitar dua bulan bertugas di Sorong, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan pertamanya ke Kabupaten Maybrat.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Maybrat, Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, serta seluruh fasilitas kesehatan yang selama ini telah memberikan pelayanan kepada peserta JKN.
“Pertemuan hari ini sangat penting bagi kami dan bagi kita semua karena kegiatan ini akan membahas permasalahan yang menjadi prioritas,” kata Nurullah Hanafi.
Menurutnya, sektor kesehatan merupakan salah satu bagian penting dalam agenda pembangunan pemerintah, termasuk melalui pelaksanaan Program JKN yang diselenggarakan secara nasional.
Nurullah mengatakan, BPJS Kesehatan Cabang Sorong bersama seluruh jajaran di wilayah Papua Barat Daya terus berupaya menerapkan tata nilai BPJS Kesehatan yang mencakup integritas, kolaborasi, pelayanan prima dan inovasi.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maybrat yang sudah mengintegrasikan masyarakatnya dalam program JKN,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan di puskesmas, rumah sakit dan Dinas Kesehatan yang selama ini telah memberikan pelayanan kepada peserta JKN.
“Teman-teman dari fasilitas kesehatan, puskesmas, rumah sakit dan Dinas Kesehatan sudah melayani peserta JKN dengan sangat baik. Terima kasih Bapak dan Ibu semuanya,” tutur Nurullah.
Forum Kemitraan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari BPJS Kesehatan mengenai pelaksanaan Program JKN. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara pemerintah daerah, DPRK Maybrat, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Maybrat berharap dapat dirumuskan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan JKN secara optimal di seluruh wilayah Kabupaten Maybrat.
Pemerintah daerah menegaskan, sinergi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, DPRK, Dinas Kesehatan, rumah sakit dan puskesmas menjadi hal penting agar pelayanan kesehatan tidak hanya tersedia, tetapi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat distrik dan kampung;(Ones).




komentar terbaru