jakarta, wabumpapua.com — Tokoh muda asal Sorong, Kaleb Yohusua Kambu, resmi menerima mandat sebagai Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (KAPMI) Papua Barat Daya. Mandat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Badan Pimpinan Pusat (BPP) KAPMI, Dr. (c) Muliansyah Abdurrahman, S.Sos., M.Si., di Kantor BPP KAPMI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).

Penyerahan mandat ini menjadi bagian dari upaya perluasan organisasi KAPMI ke wilayah timur Indonesia, sekaligus membuka ruang konsolidasi bagi para pengusaha muda di Provinsi Papua Barat Daya untuk memperkuat jaringan usaha dan mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum BPP KAPMI, Muliansyah Abdurrahman, menyampaikan bahwa Papua Barat Daya memiliki potensi ekonomi yang perlu dikembangkan secara terarah melalui keterlibatan aktif generasi muda, khususnya para pelaku usaha lokal.

Menurutnya, penunjukan Kaleb Yohusua Kambu didasarkan pada pertimbangan rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen dalam mendorong pengembangan ekonomi dan kewirausahaan anak muda di Tanah Papua.
“Kaleb adalah representasi pengusaha muda Papua yang energik, visioner, dan memiliki kedekatan dengan akar rumput. Kami percaya di bawah kepemimpinannya, KAPMI Papua Barat Daya akan tumbuh menjadi motor ekonomi baru di timur Indonesia,” ujar Muliansyah.

Sementara itu, Kaleb Yohusua Kambu menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh BPP KAPMI. Ia menegaskan kesiapannya untuk menjalankan mandat tersebut melalui konsolidasi organisasi, pembentukan struktur kepengurusan, serta penguatan komunikasi dengan para pengusaha muda di seluruh wilayah Papua Barat Daya.
“Ini adalah amanah besar. Saya siap bekerja keras, membangun struktur KAPMI hingga ke kabupaten/kota, dan memastikan pengusaha muda Papua Barat Daya naik kelas dan berdaya saing,” tegas Kaleb.

Kaleb juga menyampaikan bahwa salah satu prioritas awal kepemimpinannya adalah melakukan pemetaan potensi unggulan daerah. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian meliputi perikanan, pertanian, pariwisata, serta ekonomi kreatif.

Potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan melalui kolaborasi antarpelaku usaha, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta sinergi dengan program nasional KAPMI. Dengan demikian, keberadaan organisasi tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga dapat mendorong lahirnya peluang usaha, memperluas jaringan kemitraan, dan meningkatkan daya saing pengusaha muda lokal.

Penerimaan mandat ini menjadi langkah awal bagi pembentukan BPD KAPMI Papua Barat Daya secara definitif sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku. Konsolidasi dan pembentukan kepengurusan selanjutnya diharapkan dapat memperluas jangkauan organisasi hingga ke kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Kehadiran KAPMI di Papua Barat Daya diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk mengambil bagian dalam pengembangan ekonomi daerah, mengoptimalkan potensi lokal, serta memperkuat kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan di Tanah Papua.

Dengan mandat yang telah diterima, Kaleb Yohusua Kambu diharapkan dapat menjalankan tugas organisasi secara konsisten, membangun kepengurusan yang solid, serta merangkul para pengusaha muda demi mendorong pertumbuhan kewirausahaan dan kemandirian ekonomi di Papua Barat Daya;ujarnya (Ones).