Aksi protes tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Penjabat (Pj.) Kepala Kampung Sowaysauw, Oskar Karath, terkait pergantian aparat kampung serta dugaan pemotongan honor aparat sebesar Rp400.000 per orang.
Maybrat, Wabumpapua.Com — Warga masyarakat Kampung Sowaysauw, Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat, melakukan pemalangan terhadap kantor kampung pada Jumat (23/10/2026).
Informasi mengenai aksi pemalangan tersebut disampaikan oleh masyarakat setempat. Warga mempersoalkan keputusan Pj. Kepala Kampung yang disebut-sebut mengganti aparat kampung yang sebelumnya bertugas di bawah kepemimpinan Yunus Brin.
Selain persoalan pergantian aparat kampung, masyarakat juga menyoroti dugaan pemotongan honor sebesar Rp400.000 untuk setiap aparat kampung. Kebijakan tersebut menjadi salah satu hal yang dipersoalkan warga hingga berujung pada aksi pemalangan kantor kampung.
Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Maybrat, khususnya instansi teknis yang membidangi pemerintahan kampung, agar dapat dilakukan klarifikasi dan penyelesaian secara terbuka.
Masyarakat juga mengharapkan agar setiap kebijakan yang berkaitan dengan pergantian aparat kampung maupun pembayaran honor dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, disertai penjelasan yang transparan kepada pihak-pihak terkait.
Hingga saat ini,Pj. Kepala Kampung Sowaysauw, Oskar Karanth, maupun Pemerintah Kabupaten Maybrat terkait alasan pergantian aparat kampung dan dugaan pemotongan honor tersebut.
Oleh karena itu, klarifikasi dari pihak pemerintah kampung dan instansi terkait diperlukan untuk memastikan duduk persoalan serta mencari jalan keluar yang dapat diterima semua pihak.
Diharapkan persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah, sehingga pelayanan pemerintahan kampung kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan situasi keamanan serta ketertiban di Kampung Sowaysauw tetap terjaga;ujarnya (Ones).




komentar terbaru