I

Maybrat ,wabumpapua.com— Seorang staf Puskesmas Mare, Donce Nauw, SKM, mendesak Inspektorat Kabupaten Maybrat untuk segera melakukan audit terhadap penggunaan sejumlah dana kesehatan di Puskesmas Mare, yaitu Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Dana Operasional Puskesmas, serta dana BPJS.

Dalam pernyataannya, Donce menegaskan bahwa audit perlu dilakukan demi memastikan pengelolaan anggaran kesehatan berlangsung transparan, akuntabel, dan sesuai peruntukan. Ia menilai bahwa keterbukaan informasi publik terkait penggunaan dana kesehatan merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap fasilitas layanan kesehatan.

Donce menyampaikan keprihatinannya terkait dugaan ketidaktepatan penggunaan beberapa pos anggaran tersebut. Menurutnya, dana BOK, dana operasional puskesmas, dan dana BPJS seharusnya digunakan untuk memperkuat pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh masyarakat, termasuk peningkatan sarana, kegiatan promotif–preventif, serta dukungan operasional pelayanan rutin.

“Dana publik harus dikelola dengan baik dan benar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Jika terdapat penyimpangan atau penggunaan yang tidak sesuai, maka perlu ada evaluasi dan audit dari pihak berwenang,” tegas Donce.

Ia berharap Inspektorat Kabupaten Maybrat dapat segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh agar pengelolaan dana kesehatan di Puskesmas Mare kembali berjalan sesuai regulasi serta mengedepankan prinsip efektivitas dan akuntabilitas.

Audit ini dinilai penting untuk mendorong perbaikan tata kelola layanan kesehatan dan memastikan tidak ada hambatan yang dapat merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat utama.