Maybrat, WabumPapua.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat, Ferdinandus Taa, SH., M.Si., menyoroti kebiasaan pejabat dan Staf Aparatur sipil negara (ASN) sebagian masyarakat yang lebih memilih bermain telepon genggam saat mengikuti kegiatan resmi dibandingkan mendengarkan sambutan atau pesan yang disampaikan dalam suatu acara.

Dalam sambutannya pada sebuah kegiatan di Kabupaten Maybrat, Sekda menegaskan bahwa fenomena tersebut kini menjadi kebiasaan yang sering terjadi di berbagai tempat, mulai dari kegiatan pemerintahan hingga acara keagamaan.

Menurutnya, hampir di setiap kegiatan resmi, banyak peserta yang lebih fokus pada telepon genggam daripada memperhatikan jalannya acara. Ia mencontohkan bahwa kondisi serupa juga terjadi dalam berbagai forum, baik pada kegiatan apel, pertemuan resmi, bahkan hingga sidang di lembaga legislatif.
“Sekarang ini hampir di semua acara, orang lebih banyak bermain handphone daripada mendengarkan sambutan atau pesan yang disampaikan. Baik dalam kegiatan pemerintahan, apel, bahkan sampai dalam forum besar seperti sidang di DPR, penegasan sekda Maybrat pada saat Sertijab Sekretaris dewan (Sekwan) DPRK Maybrat belum lama ini,” ujarnya.

Sekda juga mengungkapkan bahwa fenomena tersebut tidak hanya terjadi pada kegiatan pemerintahan, tetapi juga terlihat dalam kegiatan keagamaan. Ia menyebutkan bahwa saat ibadah berlangsung, baik ketika pendeta maupun pastor sedang menyampaikan khotbah, masih ada jemaat yang sibuk dengan telepon genggamnya.

Meski demikian, Sekda menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud membatasi kebebasan setiap orang dalam menggunakan teknologi. Namun ia mengingatkan pentingnya menghargai forum serta pesan yang disampaikan dalam setiap kegiatan.
“Saya tidak membatasi kebebasan siapa pun, tetapi kita harus belajar menghargai forum. Pesan-pesan yang disampaikan dalam setiap kegiatan itu penting untuk kita dengarkan dan menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua,” katanya.

Ia berharap ke depan seluruh peserta kegiatan dapat lebih fokus mengikuti jalannya acara serta menghargai setiap penyampaian sambutan maupun arahan yang diberikan oleh pimpinan atau narasumber.

Menutup sambutannya, Sekda Maybrat mengajak seluruh peserta untuk kembali membangun budaya saling menghargai dalam setiap forum dan kegiatan yang dilaksanakan. Ia juga mengingatkan agar masyarakat dapat menggunakan teknologi secara bijak sesuai dengan situasi dan tempat.
“Semoga ke depan kita bisa lebih menghargai setiap kegiatan dan mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan. Gunakan handphone secara bijak dan pada waktu yang tepat,” tutupnya(Ones).