Maybrat, WabumPapua.com – Bupati Maybrat, Karel Murafer, S.H., M.A., menegaskan bahwa hakikat seorang pemimpin bukan diukur dari tingginya jabatan yang dimiliki, melainkan dari besarnya pengabdian kepada masyarakat serta manfaat yang ditinggalkan bagi generasi penerus.

Pesan tersebut tertuang dalam sebuah materi publikasi yang menampilkan kutipan inspiratif mengenai nilai-nilai kepemimpinan. Dalam kutipan tersebut, Bupati Karel Murafer menekankan bahwa seorang pemimpin harus memiliki semangat melayani, bekerja dengan integritas, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
“Seorang pemimpin tidak diukur dari seberapa tinggi jabatannya, tetapi dari seberapa besar pengabdiannya kepada masyarakat. Kepemimpinan adalah tentang melayani dengan hati, bekerja dengan integritas, dan meninggalkan manfaat bagi generasi yang akan datang,” demikian kutipan yang disampaikan Bupati Maybrat, jumat (3/7/2026).

Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Maybrat untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik, transparansi, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Nilai-nilai kepemimpinan yang disampaikan juga menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah agar senantiasa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui semangat pengabdian dan kerja yang tulus, Pemerintah Kabupaten Maybrat diharapkan mampu mewujudkan pembangunan yang merata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan fondasi yang kuat bagi kemajuan daerah di masa mendatang;(Ones).