Maybrat, Wabumpapua.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maybrat, Ferdinandus Taa, S.H., M.Si., menegaskan kepada seluruh kepala distrik, kepala kampung dan aparat kampung di wilayah Aifat Raya agar berperan aktif mendukung seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Ferdinandus Taa dalam rapat khusus bersama kepala distrik dan kepala kampung, Senin (10/8/2026). Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan di tingkat distrik dan kampung tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi menunjukkan dukungan nyata melalui berbagai kegiatan sederhana di tengah masyarakat.

Menurutnya, menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak harus dilakukan dengan kegiatan yang besar. Namun, setiap kampung wajib menunjukkan semangat nasionalisme melalui pemasangan Bendera Merah Putih, umbul-umbul, menjaga kebersihan lingkungan serta menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong.
“Dukungan tidak harus dalam bentuk yang besar. Hal sederhana yang dapat kita lakukan adalah memasang Bendera Merah Putih, umbul-umbul, menjaga kebersihan lingkungan kampung, serta menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong,” tegasnya.

Ferdinandus meminta seluruh kepala kampung memastikan Bendera Merah Putih dan umbul-umbul yang telah dibagikan pemerintah dipasang dengan baik di masing-masing kampung.

Ia menegaskan, keterbatasan fasilitas bukan menjadi alasan untuk tidak memasang atribut kemerdekaan. Tiang bendera dapat dibuat secara sederhana menggunakan kayu yang tersedia di lingkungan kampung.
“Yang penting adalah partisipasi kita dalam menunjukkan bahwa kita mencintai dan menghormati Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pada 17 Agustus 2026 seluruh kepala kampung dan aparat kampung akan mengikuti apel dan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Khusus wilayah Kumurkek Raya dan Aifat Utara Raya, Ferdinandus memberikan penekanan agar tidak ada kampung yang mengabaikan pemasangan Bendera Merah Putih, umbul-umbul maupun kegiatan kebersihan lingkungan.
Besok Seluruh Kampung Diminta Kerja Bakti.

Selain pemasangan atribut kemerdekaan, Sekda Maybrat juga meminta seluruh kepala kampung menggerakkan masyarakat melaksanakan kerja bakti secara serentak.

“Besok, seluruh kampung diminta melaksanakan kerja bakti secara khusus. Sampah yang berserakan, rumput yang tinggi serta lingkungan yang tidak terawat harus segera dibersihkan,” tegas Ferdinandus.
Ia berharap seluruh kampung di Kabupaten Maybrat dapat tampil bersih, tertata dan nyaman dalam menyambut momentum kemerdekaan.

Ferdinandus juga memberikan apresiasi kepada sejumlah wilayah yang telah lebih dahulu melakukan pembersihan lingkungan. Ia meminta wilayah lainnya mengikuti langkah tersebut.
Menurutnya, kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara kepala kampung, aparat kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh masyarakat.

Lebih lanjut, Ferdinandus mengingatkan bahwa negara telah memberikan berbagai dukungan dan anggaran kepada kampung melalui program pembangunan. Karena itu, dukungan masyarakat terhadap negara dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana.

Ia menyebut sejumlah bentuk partisipasi yang harus dilakukan masyarakat, antara lain mengibarkan Bendera Merah Putih, memasang umbul-umbul, membersihkan lingkungan kampung, mengikuti kegiatan HUT Kemerdekaan, menjaga keamanan dan ketertiban serta menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi.
“Ini adalah bentuk kecintaan dan penghormatan kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Sekda juga meminta seluruh kepala kampung bersama aparatnya hadir dalam setiap kegiatan kenegaraan yang telah ditetapkan pemerintah.
Dengan jumlah kampung yang mencapai ratusan di Kabupaten Maybrat, ia berharap seluruh kepala kampung dapat hadir secara lengkap dalam kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Pada pelaksanaan apel dan upacara, kepala kampung bersama aparat akan diarahkan untuk berbaris sesuai wilayah masing-masing.
“Jangan sampai ada kepala kampung yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Pemerintah akan melakukan pendataan dan evaluasi terhadap tingkat partisipasi masing-masing kampung,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Ferdinandus juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek keamanan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia meminta kepala kampung dan aparat kampung ikut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing. Setiap pendatang atau orang baru yang masuk dan tinggal di wilayah kampung diminta didata dan dilaporkan sesuai ketentuan kepada pihak yang berwenang.

Kepala kampung diharapkan mengetahui identitas pendatang, asal, tujuan kedatangan serta lama tinggal di wilayah tersebut.
Apabila ditemukan adanya aktivitas yang mencurigakan, kepala kampung diminta segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak keamanan.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.