Kumurkek, Wabumpapua.Com — Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Maybrat menyoroti serius kedisiplinan dan tanggung jawab kepala sekolah dalam menjalankan tugas. Kepala sekolah yang tidak hadir dalam agenda koordinasi penting dinas ditegaskan akan menjadi bagian dari evaluasi kinerja.

Penegasan itu disampaikan Kepala Disdikpora Kabupaten Maybrat, Hendrik Frasawi, S.Sos., M.AP., saat memimpin rapat koordinasi bersama kepala sekolah jenjang TK/PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK se-Kabupaten Maybrat di Kumurkek, Kamis (3/9/2026).

Hendrik menegaskan, kepala sekolah bukan sekadar pemegang jabatan, tetapi pemimpin yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan sekolah, guru dan masa depan peserta didik.

Menurutnya, seorang pemimpin harus hadir, disiplin, mampu mengambil keputusan serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik. Ketidakhadiran dalam rapat penting, kata dia, menunjukkan lemahnya komitmen terhadap tanggung jawab kepemimpinan dan perlu menjadi perhatian dalam evaluasi.
“Pemimpin harus hadir, terlibat dan mampu mengambil keputusan. Kalau pemimpin lemah, organisasi tidak akan berjalan,” tegas Hendrik.

Ia juga mengingatkan seluruh kepala sekolah agar memperkuat tata kelola administrasi, keuangan dan aset sekolah. Pengelolaan Dana BOS maupun aset pendidikan harus dilakukan secara tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hendrik mengatakan, pengawasan terhadap kinerja dan tata kelola pendidikan saat ini menjadi perhatian penting. Karena itu, seluruh kepala sekolah diminta memastikan dokumen administrasi, data Dapodik, pengelolaan anggaran serta aset sekolah dalam kondisi tertib dan sesuai ketentuan.

Selain persoalan disiplin dan tata kelola, Disdikpora juga menyampaikan bahwa proses seleksi dan pengangkatan kepala sekolah harus mengikuti regulasi yang berlaku. Dinas menjalankan tahapan sesuai ketentuan, sementara keputusan akhir pengangkatan berada pada kewenangan pejabat pembina kepegawaian atau kepala daerah sesuai aturan.
“Kepala sekolah harus memahami bahwa jabatan adalah amanah dan tanggung jawab. Yang paling utama adalah bagaimana sekolah dikelola dengan baik dan anak-anak Maybrat mendapatkan pendidikan yang layak,” pungkasnya(Ones).