Maybrat, wabumpapua.com— Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air di sejumlah wilayah di Distrik Mare Selatan, Kabupaten Maybrat, termasuk di Kampung Sire. Genangan air tersebut membentuk kali musiman (sua) yang cukup dalam dan dimanfaatkan oleh anak-anak setempat untuk bermain dan berenang.

Pantauan di lokasi, Sabtu (1/11/2025), terlihat sejumlah anak tengah asyik berenang dan menyelam di air berwarna biru kehijauan yang terbentuk akibat luapan air hujan. Di tepian kali, beberapa anak lainnya tampak menyalakan api dan berjemur untuk menghangatkan tubuh mereka setelah selesai berenang.

Kegiatan sederhana itu menghadirkan suasana penuh keceriaan di tengah kondisi alam yang sebenarnya cukup mengkhawatirkan. Meski demikian, warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan jika hujan deras terus mengguyur wilayah tersebut.

Salah satu warga Kampung Sire Petrus menyampaikan bahwa fenomena kali musiman seperti ini memang sering terjadi setiap kali curah hujan meningkat.

“Kalau hujan terus-menerus, air di sini naik dan jadi kali. Anak-anak biasanya mandi dan main di situ, tapi kami tetap jaga supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Banjir kecil seperti ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan besar. Pemerintah kampung bersama warga diharapkan dapat melakukan langkah-langkah pencegahan sederhana, seperti pembersihan parit dan penghijauan area sekitar.

Meskipun genangan air membawa tantangan tersendiri, bagi anak-anak Kampung Sire, momen ini justru menjadi kesempatan untuk menikmati alam dan bermain bersama teman-teman mereka — sebuah potret kehidupan sederhana dan penuh kebersamaan di pedalaman Mare Selatan, Kabupaten Maybrat.