Kota Sorong,Wabumpapua com— Lembaga Pemberdayaan Elang Centre (LPEC) Provinsi Papua Barat Daya resmi menetapkan tiga klaster program utama sebagai dasar arah pembangunan organisasi pada Rapat Kerja (Raker) ke-1 Periode 2025–2030 yang digelar di Hotel Darevan, Kota Sorong, Jumat (5/12/2025).
Tiga klaster tersebut meliputi:
- Program Sosial dan Kemanusiaan,
- Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, dan
- Program Keagamaan dan Pendidikan Karakter.
Ketua Umum LPEC Papua Barat Daya, Nebrianus Kambuaya, menyampaikan bahwa Raker perdana ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi internal sekaligus menetapkan arah kerja lembaga secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Forum ini adalah tonggak bagi LPEC untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya. Semua program kami susun selaras dengan visi dan misi pemerintah provinsi,” ujar Nebrianus usai memimpin Raker.
Perkuat Kolaborasi dan Kemandirian Program
Nebrianus menegaskan bahwa LPEC berupaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi memastikan efektivitas berbagai program yang akan dijalankan. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah merupakan hal penting, namun lembaga tetap menyiapkan strategi agar mampu menjalankan kegiatan secara mandiri.
“Lembaga ini sudah mengadopsi visi dan misi pemerintah. Karena itu kami harus terus berkolaborasi. Namun sebagai lembaga swasta, kami juga menyiapkan strategi supaya tetap produktif dan mampu menjalankan program secara mandiri,” tegasnya.
Raker juga menghasilkan sejumlah program prioritas yang mulai direalisasikan dalam waktu dekat. Salah satunya ialah kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Papua Barat Daya, terutama dalam penyaluran bantuan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat, termasuk dukungan khusus bagi mama-mama Papua pelaku usaha.
“Besok kami akan mulai mengucurkan beberapa kegiatan hasil kerja sama dengan perangkat daerah, termasuk bantuan sosial dan dukungan usaha bagi mama-mama yang berjualan,” jelas Nebrianus.
Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial
Selain penguatan ekonomi, LPEC juga akan mengambil peran aktif di sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat. Program yang disiapkan meliputi bantuan bagi pelajar dan mahasiswa, serta pelaksanaan pengobatan dan pelayanan kesehatan gratis di berbagai wilayah.
Nebrianus optimistis bahwa rangkaian program tersebut dapat terlaksana secara efektif mulai tahun 2026. Ia menilai sinkronisasi dengan agenda pembangunan daerah sebagai faktor penting agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kalau sinkron dengan pemerintah, maka dukungan akan semakin kuat. Target kami adalah masyarakat merasakan manfaat secara nyata, termasuk pada hal-hal yang mungkin belum terjangkau pemerintah,” ujarnya.
Penetapan Rekomendasi dan Tim Pelaksana
Raker ke-1 LPEC Papua Barat Daya ditutup dengan penetapan sejumlah rekomendasi tindak lanjut, termasuk penyusunan timeline kerja serta pembentukan tim pelaksana untuk masing-masing bidang program. Keputusan ini menjadi dasar pelaksanaan program jangka menengah lembaga hingga tahun 2030.
Dengan lahirnya tiga klaster utama dan rangkaian program prioritas tersebut, LPEC Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai mitra pemerintah sekaligus motor pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah Papua Barat Daya;(Ones).




komentar terbaru