Sorong Selatan, wabumpapua.com – Ikatan Keluarga Besar Moswaren Raya se-Tanah Papua menggelar Musyawarah Besar (Mubes) I yang berlangsung di Kantor Kampung Moswaren, Distrik Moswaren, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (23/1/2026).
Musyawarah besar perdana ini mengusung tema “Solid Bergerak Menuju Kejayaan Moswaren Raya”, dengan subtema “Menyatukan Keluarga Besar Moswaren se-Tanah Papua dalam Satu Gerak Organisasi yang Kuat dan Bermartabat.”
Intelektual Moswaren Raya, Yanto Yatam, A.Md.Sos, dalam arahannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas kasih dan rahmat-Nya, Musyawarah Besar I Ikatan Keluarga Besar Moswaren Raya se-Tanah Papua dapat terselenggara dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 23 hingga 25 Januari 2026.
Menurut Yanto Yatam, musyawarah besar ini diselenggarakan sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan, menyatukan visi dan misi, serta membahas arah perjuangan dan pengembangan organisasi Ikatan Keluarga Besar Moswaren Raya di seluruh Tanah Papua.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan Mubes ini berlandaskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 Ayat (3) tentang kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat, serta Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.
Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan seluruh masyarakat Moswaren Raya se-Tanah Papua, sekaligus membentuk dan menetapkan struktur organisasi Ikatan Keluarga Besar Moswaren Raya, menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta menetapkan program kerja organisasi untuk dilaksanakan ke depan.
Musyawarah Besar I ini diikuti oleh perwakilan masyarakat Moswaren Raya yang terdiri dari kalangan intelektual, pemuda, serta para tokoh dari tujuh kampung di Distrik Moswaren, serta dihadiri oleh sejumlah tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan Mubes diawali dengan pembukaan dan seminar pada 23 Januari 2026, dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART serta pemilihan badan pengurus Ikatan pada 24 Januari 2026, dan ditutup dengan ibadah oikoumene serta pelantikan badan pengurus terpilih pada 25 Januari 2026.
Yanto Yatam menegaskan bahwa Musyawarah Besar ini tidak memiliki muatan kepentingan lain maupun dorongan dari pihak manapun, melainkan murni merupakan kebutuhan masyarakat Moswaren Raya. Menurutnya, kehadiran organisasi ini sangat penting sebagai wadah untuk merangkul dan mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat Moswaren Raya dari berbagai sektor.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan suatu daerah harus melibatkan seluruh elemen, baik masyarakat umum, intelektual, pemuda, pelajar, maupun para pemangku kepentingan, khususnya di wilayah Kabupaten Sorong Selatan dan secara khusus di Moswaren Raya;(Roy Iek).




komentar terbaru