MAYBRAT, WABUMPAPUA.COM – Bupati Maybrat Karel Murafer menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, jajaran TNI dan Polri atas pelaksanaan program pembangunan Jembatan Merah Putih dan sarana air bersih di berbagai wilayah Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Karel Murafer dalam kegiatan peresmian serentak pembangunan jembatan dan sarana air bersih yang dilaksanakan pada Kamis, 14 Agustus 2026, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kumurkek (13/8/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Karel Murafer mengatakan program yang digagas pemerintah pusat tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara hingga ke pelosok daerah, termasuk Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Maybrat, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, pimpinan TNI dan Polri yang telah mendapatkan amanah untuk melaksanakan program pembangunan ini,” ujar Karel Murafer.

Menurutnya, secara nasional program tersebut mencakup pembangunan sekitar 2.500 titik jembatan serta 3.000 titik sarana air bersih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Khusus di Kabupaten Maybrat, kata dia, pembangunan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses dan memperlancar mobilitas warga.
“Kami di Kabupaten Maybrat sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim dan Bapak Kapolres atas inisiatifnya, sehingga Kabupaten Maybrat dapat memperoleh pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Karel menilai pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan dan sarana air bersih sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah.
Ia juga berharap program pemerintah pusat tersebut dapat terus dilanjutkan dan diperluas ke kampung-kampung lain di Kabupaten Maybrat yang masih membutuhkan akses jembatan maupun air bersih.

Sementara itu, Komandan Kodim 1809/Maybrat Letkol Inf Arif Setyo Utomo menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung program pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia menyebut selain pembangunan jembatan, pihaknya juga akan mendorong sejumlah program lainnya, termasuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembangunan atau perbaikan sekolah-sekolah yang kondisinya sudah tidak layak.
“Program RTLH, rumah tidak layak huni, kita akan melaksanakan perbaikan. Kemudian sekolah-sekolah yang sudah tidak layak juga akan kita bangun. Termasuk nanti ada program-program lain, baik dari kebijakan Bapak Presiden maupun dari Kepala Staf Angkatan Darat,” ujar Arif.

Ia mengajak seluruh masyarakat Maybrat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya rasa aman di tengah masyarakat.
“Tanpa rasa aman, tidak mungkin Maybrat ini dapat dilakukan pembangunan secara masif.

Karena itu, kami mengajak kita semua untuk menciptakan rasa aman demi masa depan anak cucu kita,” tegasnya.
Arif menambahkan, TNI berkomitmen menjalankan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa negara harus hadir hingga pelosok negeri.
“Negara hadir sampai dengan pelosok negeri ini. TNI kuat bersama rakyat, kepolisian juga akan kuat bersama rakyat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Maybrat AKBP E. M. Pandjaitan, S.I.K., M.H. Ia menegaskan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Maybrat.

Tokoh masyarakat Maybrat Lewi Saa juga memberikan apresiasi terhadap program pembangunan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai pembangunan jembatan dan sarana air bersih sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses infrastruktur dasar.
“Kami sebagai masyarakat dan saya sebagai tokoh masyarakat sangat merespons program Bapak Presiden ini karena sangat membantu masyarakat di masing-masing daerah di seluruh Indonesia, terutama kami di Kabupaten Maybrat,” kata Lewi Saa.
Ia berharap pembangunan tersebut tidak berhenti pada proyek yang telah selesai, tetapi terus dilanjutkan ke kampung-kampung lain yang masih membutuhkan jembatan dan sarana air bersih.
“Kami berharap Bapak Presiden menindaklanjuti program ini terus sampai kepada masyarakat yang sangat membutuhkan, khususnya di Kabupaten Maybrat. Masih banyak kampung yang membutuhkan jembatan dan air bersih,” ujarnya.

Lewi juga mendorong agar setiap usulan pembangunan yang disampaikan melalui jajaran TNI dan Polri di daerah dapat menjadi perhatian pemerintah pusat sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar tersebut merupakan kebanggaan sekaligus bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah Papua Barat Daya.
Kegiatan peresmian pembangunan jembatan dan sarana air bersih tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Maybrat. Masyarakat berharap sinergi pemerintah daerah, TNI dan Polri dapat terus diperkuat untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Maybrat.

Pemerintah Kabupaten Maybrat bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus menjaga keamanan sebagai fondasi utama bagi kemajuan daerah(Ones).