Maybrat, wabumpapua.com — Pemerintah Kabupaten Kabupaten Maybrat menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 pada Senin (4/5/2026) dengan penuh khidmat. Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan pembangunan daerah sejak kabupaten tersebut berdiri.

Upacara diikuti oleh berbagai unsur pasukan dan peserta, di antaranya satu SSK Kodim 1809/Maybrat, satu SSK Satgas Yonif 763/SBA, satu SSK Satgas Brimob, satu SSK Polres Maybrat, satu SSK Satpol PP, satu SSK KNPI Kabupaten Maybrat, satu pleton pegawai negeri sipil Pemerintah Daerah Maybrat, satu pleton pelajar SD, SMP dan SMA, serta para tamu undangan.

Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu bersama Ketua TP-PKK Provinsi Ny. Orpa Susana Kambu, Danrem 181/PVT Brigjen Inf Slamet Riadi, Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo, Kabinda Papua Barat Daya Brigjen TNI Hernawan Hadiwijaya, serta Dansat Brimob Polda Papua Barat Daya Kombes Pol Ary Nyoto Setiawan.

Turut hadir pula Ketua DPR Provinsi Papua Barat Daya Ortis Fernando Sagrim, Sekda Provinsi Yakob Karet, Ketua MRP Papua Barat Daya Alfons Kambu, Kepala Kejaksaan Negeri Sorong Muhammad Risal, Wakil Bupati Maybrat Fernando Solosa, Ketua DPRK Maybrat Silas Prasawi, Dandim 1809/Maybrat Letkol Inf Arif Setyo Utomo, Dansatgas 763/SBA Letkol Inf Eko Novandy Saputro, Kapolres Maybrat Kompol Ruben Obed Kbarek, Sekda Maybrat Ferdinandus Taa, para tokoh intelektual, pimpinan OPD, kepala distrik dan kepala kampung, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Maybrat Karel Murafer SH, MA mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum hari jadi daerah sebagai wujud syukur sekaligus refleksi atas perjalanan pembangunan Kabupaten Maybrat sejak terbentuk sebagai daerah otonom baru.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Maybrat dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2009 yang disahkan oleh DPR RI pada 16 Januari 2009. Menurutnya, peringatan HUT ini menjadi kesempatan untuk menilai capaian pembangunan sekaligus mengevaluasi berbagai kekurangan guna memperbaiki pembangunan di masa mendatang.
“Dengan bertambahnya usia Kabupaten Maybrat yang ke-17 tahun, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memahami arti penting sejarah perjuangan daerah ini dan terus menjaga semangat persatuan dalam membangun daerah,” ujar Bupati.

Bupati karel murafer juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen membangun Maybrat dengan semangat kebersamaan sesuai moto daerah “Nehaf Sau Bonait Sau” yang berarti satu hati dan satu pikiran.

Menurutnya, selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, pemerintah daerah terus berupaya memberikan pelayanan dan pembangunan terbaik bagi masyarakat, meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran baik di tingkat nasional maupun daerah.
Sejumlah program pembangunan terus dijalankan, di antaranya penyelesaian pengaspalan sembilan ruas jalan, pembangunan jembatan penghubung antarwilayah, peningkatan akses jalan di sejumlah distrik, serta penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pembangunan sarana dan prasarana perkantoran di ibu kota kabupaten, Kumurkek, pematangan lahan kediaman Bupati dan Wakil Bupati, serta pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah distrik, termasuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Di bidang pendidikan dan kesehatan, pemerintah daerah terus meningkatkan fasilitas sekolah, pembangunan ruang kelas dan ruang guru, pemberian bantuan pendidikan bagi mahasiswa asal Maybrat, serta pembangunan puskesmas di berbagai distrik guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Karel murafer juga menyampaikan bahwa Kabupaten Maybrat saat ini memiliki dua bandara, dan pemerintah daerah sedang mengupayakan pengaktifan ruang tunggu VIP melalui kerja sama dengan Kementerian Perhubungan guna meningkatkan konektivitas daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah harus hadir sebagai pelayan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam menjalankan pemerintahan.
“Sudah waktunya kita berpikir untuk masyarakat. Rakyat harus menjadi raja dalam pelayanan pemerintah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap seluruh masyarakat Maybrat dapat terus menjaga persatuan dan bersama-sama mendukung pembangunan daerah agar kemajuan yang dicapai dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
“Momentum HUT ke-17 ini harus menjadi pengingat bahwa Kabupaten Maybrat lahir dari perjuangan bersama. Karena itu, mari kita terus bergandengan tangan membangun daerah ini demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya(Ones).